Indeks Harga SahamGapungan (IHSG) kembali ditarik koreksi pada perdagangan Rabu, 17 Juni 2026, setelah turun 177,6 poin atau 3,06 persen ke nilai 5.643,194. Eksper di pasar menilai penahanan harga masih akan berlanjut dengan potensi menyentuh batas psikologis 5.500.
Analis Phintraco Sekuritas mengadasikan tanda-tegangan dalam histogram MACD yang mulai berkurang dan risiko Dead Cross muncul. Indikator Stochastic RSI juga berada di area pivot dan bergerak descent. Berdasarkan data ini, IHSG diprediksi bisa kembali menguji level 5.500.
Faktor utama yang mempengaruhi gerakan IHSG adalah rilis data inflasi Indonesia pada Rabu. Konsensus memrediksi inflasi Juni 2026 naik 0,29 persenbulanan (mom) dan 3,2 persentahunan (yoy), sebalik Mei 2026 yang catat 0,28 persen (mom) dan 3,08 persentahunan (yoy). Kenaikan ini dikaitkan dengan kenaikan harga BBM Pertamax mulai berlaku 10 Juni 2026.
Selain nilai inflasi, pasar juga mengejar hasil neraca perdagangan Mei 2026 yang diproyeksikan surplus USD 1,1 miliar, jauh lebih besar dari surplus USD 0,09 miliar di April 2026. Pertumbuhan ekspor diperkirakan 4 persentahunan (yoy) sementara impor nambang 18 persentahunan (yoy).
Pemerintah juga memó „ƒuncumkan paket stimulus ekonomi sebesar Rp 26,34 triliun, pemeriksaan penerbitan dana ini perlu diwaspadai oleh investor.
Phintraco Sekuritas merekomendasikan saham WIFI, CPIN, CMRY, PGEO, serta DATA untuk diperhatikan saat perdagangan Rabu. Sementara itu, analis MNC Sekuritas mengingat IHSG saat ini masih dalam fase wave (b) dari pola hitam, sehingga risiko koreksi mendesak ke level 5.472 hingga 5.540. Skenario merah juga ditetapkan dengan IHSG yang sedang menimbang fase awal wave 3.
MNC Sekuritas menyarankan untuk menyelidik saham AADI, DSSA, ELSA, dan RAJA dalam perdagangan hari ini.
Uang miliaran triliun yang dikeluarkan pemerintah bisa menjadi peluang bagibisnis yang terfokus pada ekonomi nasional. Investor dihadapkan dengan dua arah: memantau pengaruh inflasi atau memanfaatkan stimulusi yang diumumkan. Kesalahan dalam menentukan strategi mungkin menghindari penginvestasi berisiko tinggi saat pasar sempat instabil.
Baca juga Berita lainnya di News Page

Saya adalah jurnalis di thecuy.com yang fokus menghadirkan berita terkini, analisis mendalam, dan informasi terpercaya seputar perkembangan dunia finansial, bisnis, teknologi, dan isu-isu terkini yang relevan bagi pembaca Indonesia.
Sebagai jurnalis, saya berkomitmen untuk:
Menyajikan berita yang akurasi dan faktanya terverifikasi.
Menulis dengan bahasa yang mudah dipahami, namun tetap menjaga integritas jurnalistik.
Menghadirkan laporan mendalam yang memberi perspektif baru bagi pembaca.
Di thecuy.com, saya tidak hanya melaporkan berita, tetapi juga berupaya menganalisis tren agar pembaca dapat memahami konteks di balik setiap peristiwa.
📌 Bidang Liputan Utama:
Berita Terbaru & ekonomi, keuangan.
Perkembangan teknologi dan inovasi digital.
Tren bisnis dan investasi.
Misi saya adalah membantu pembaca mendapatkan informasi yang cepat, akurat, dan dapat dipercaya, sehingga mereka bisa membuat keputusan yang lebih cerdas dalam kehidupan sehari-hari maupun dunia usaha.
📞 Kontak
Untuk kerja sama media atau wawancara, silakan hubungi melalui halaman Kontak thecuy.com atau email langsung ke admin@thecuy.com.