546 Prajurit Muda Yonif Macan Putih Siapkan Masa Depan Finansial dengan Tabungan Haji dan Emas Digenjot

Jurnalis Berita

By Jurnalis Berita

Tasikmalaya, Radartasik.id – Prajurit muda mulai lebih memperhatikan pengelolaan keuangan berkelanjutan.
Dampaknya, 546 anggota aktif Yonif TP 939/Macan Putih ikut program pembukaan tabungan haji dan tabungan emas yang dipimpin PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI).
Ini bertujuan membantu mereka menyiapkan masa depan finansial serta meriah ke Tanah Suci.
Ini merupakan program dengan judul Yonif TP 939/Macan Putih Berhaji yang diselenggarakan melalui kerja sama BSI Tasikmalaya dengan satuan Yonif TP 939/Macan Putih.

  • Industri Herbal Tasikmalaya Dicapai Potensi, DPRD Jabar Dorong UMKM Naik Kelas
  • Harga Pertamax Melonjak Rp16.250 per Liter, Warga Tasikmalaya Mulai Melirik Pertalite Lagi

Kegiatan digelar Selasa (9/6/2026) dengan pemberdayaan tentang perencanaan keuangan syariah, investasi emas, dan cara persiapan dana haji sejak usia muda.
Peserta utama adalah para prajurit berusia 21 hingga 35 tahun.
Mereka dididik tentang pentingnya membangun aset produktif sejak dini agar kondisi ekonomi terjaga saat pensiun.

Penunjang dalam kegiatan adalah Owner Gandara Group H Cahya Gandara, Ketua MUI Kota Tasikmalaya KH Aminudin Bustomi, dan tokoh masyarakat lain.
Setelah pembahasan, peserta bergantian ke lima cabang BSI di Tasikmalaya: KC Tasikmalaya, KCP Tasikmalaya Masjid Agung, KCP Tasikmalaya HZ Mustofa, KCP Tasikmalaya Singaparna, dan KCP Ciawi.
Proses pembukaan rekening dilakukan secara serentak.

Nasori, Deputy Regional Funding Transaction di BSI, mengatakan entusiastisme peserta menjadi penguatkan bagi BSI untuk melanjutkan peran dalam meningkatkan literasi keuangan syariah.
Dengan perencanaan keuangan yang matang sejak usia muda, seseorang lebih bisa menahan kesulitan ekonomi di masa depan.

“Perencanaan keuangan yang matang sejak usia muda adalah kunci utama agar prajurit tidak terjebak dalam masalah ekonomi pasca pensiun,” pendapat Nasori.

Kebijakan tabungan haji dan tabungan emas dikembangkan BSI sebagai alat untuk menjaga nilai aset jangka panjang dan mempersiapkan kebutuhan ibadah.
Deni Cahyadi, Area Manager BSI Area Cirebon, memastikan proses pelayanan halaman kira-kira.

Letkol Inf Deddy Setya Wijaya, Komandan Yonif TP 939/Macan Putih, menekankan prajurit tidak hanya harus bertanggung jawab dalam menjalankan tugas negara, tetapi juga memiliki skill mengelola dana secara bijak.

Baca juga Berita lainnya di News Page

Tinggalkan Balasan