Siapkan Kurikulum dan Persiapan untuk Sekolah Maung, SMAN 1 Singaparna, Tasikmalaya

Jurnalis Berita

By Jurnalis Berita

SMAN1 Singaparna di Tasikmalaya mulai persiapkan pelaksanaan program Sekolah Maung yang dituntut pemerintah Jawa Barat. Ini merupakan SMA negeri unik di kabupaten yang dipilih menjalankan ini. Kepala sekolah H Dede Iryanto SPd MPd menjelaskan bahwa berbagai persiapan dilakukan agar program berjalan sesuai ketentuan pemerintah provinsi.

“Sekolah Maung adalah program baru yang memerlukan pemahaman lebih dalam tentang peraturannya,” kata Dede kepada media. Program ini bertujuan untuk sosialisasi informasi kepada kepala SMP di Tasikmalaya, sehingga masyarakat bisa memahami sistem penerimaan dan konsepnya sejak awal.

Dede menekankan bahwa Sekolah Maung merupakan terobosan pendidikan dari gubernur Jabar. Kementerian berharap siswa berkelanjutan mendaftar di SMAN 1 Singaparna. Kurikulum akan disesuaikan dengan minat dan bakat peserta didik, sedangkan mekanisme SPMB tahun 2026/2027 akan diverifikasi.

Penerimaan dilakukan melalui prestasi akademik dan non-akademik tanpa zonasi. Nilai rapor dan tes akademik menjadi jadwal, sedangkan non-akademik memerlukan sertifikat prestasi atau HAKI. Pendaftaran terbuka mulai Mei 2026 dengan kuota terbatas, maksimal 32 siswa per rombel.

Berdasarkan data, siswa dipilih berdasarkan potensi dan prestasi. Proses ini diharapkan bisa meningkatkan kualitas pendidikan di Tasikmalaya. SMAN 1 Singaparna berharap calon peserta didik segera melakukan pendaftaran untuk mengikuti program inovatif ini.

Baca juga Berita lainnya di News Page

Tinggalkan Balasan