Melon Kualitas Super dengan Nilai Ekonomi Tinggi Lahir dari Tangan Siswa SMK PK Nurussalam Salopa Tasikmalaya

Jurnalis Berita

By Jurnalis Berita

Pemuda di SMAK PK Nurussalam Tasikmalaya mengembangkan budidaya melon sebagai komoditas unggulan. Program ini dimulai dengan penanaman 300 bibit melon yang dikelola oleh siswa jurusan Agribisnis Tanaman dan Pertanian. Hasil panen pertama direncanakan pada 3 Mei 2026 dengan harga 25.000 per kg. Keberhasilan ini menjadi peningkatan dari program sebelumnya yang fokus pada cabai dan tomat.

Kepala sekolah Dedi ZM menjelaskan proses panen kedua akan melibatkan muspika dan Kepala KCD Wilayah 12. Siswa belajar teknik tanam, perawatan tanaman, serta strategi penjualan. Meskipun awal penantian, semangat siswa dan dukungan program binaan berhasil menghasilkan hasil positif.

Projek ini tidak hanya meningkatkan ilmu praktik, tetapi juga mengajarkan marketing. Dedi harap SMK menjadi sekolah unggulan pertanian dengan berbagai komoditas. Inilah contoh bagaimana pendidikan formally dapat dikombinasikan dengan kewirausahaan.

Budidaya melon ini mampu memberikan nilai ekonomi bagi masyarakat lokal. Skala produksi bisa dikembangkan untuk mengeksploitasi pasar internasional. Program ini juga menjadi model untuk sekolah lain yang ingin menyelenggarakan pendidikan berkelanjutan.

Pemuda yang berani mengemban proyek inovatif ini membuktikan bahwa pendidikan nontradisional bisa menghasilkan solusi praktis. Sukses ini membuka pintu untuk generasi muda yang ingin berkembang melalui bidang pertanian. Setiap komoditas lokal bisa menjadi solusi ekonomi yang sostenabel jika didukung dengan kreativitas.

Baca juga Berita lainnya di News Page

Tinggalkan Balasan