Paling Banyak 13.273 Kendaraan Pribadi Merintasi Kota Banjar Arus Balik Lebaran 2026

Jurnalis Berita

By Jurnalis Berita

Banyak kendaraan melintas di Jalan Siliwangi (perbatasan Jabar-Jateng) saat arus balik lebaran Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah. Selebihnya terdiri dari sepeda motor dan mobil pribadi. Dinas Perhubungan Kota Banjar Wardoyo melaporkan, berdasarkan hasil survei counting (ATCS), adanya kemacetan sejak 23 Maret 2026. Pada Senin, sebesar 14.574 kendaraan dari Jateng (timur) masuk, baik sepeda motor maupun mobil pribadi.

Arus balik lebaran juga tidak hanya dari arah timur saja, tetapi juga dari arah barat seperti Ciamis, Tasik, Garut, dan Bandung. Data menunjukkan sepeda motor menyertai 53,25% dan mobil pribadi 44,32% dari jumlah kendaraan, yang melesat setiap hari.

Kandungan kendaraan pribadi masih menjadi dominan, baik roda dua maupun roda empat. Disiplin arus balik lebaran terdeteksi sejak Senin, dengan kemacetan di beberapa titik. Seni, jumlah kendaraan tetap bergerak meskipun tidak terlalu ketat.

Puncak kemacetan terjadi di pertigaan Parungsari dan Jembar. Sebagai penjelas, kemacetan hari ini masih dalam proses perhitungan dengan hasil baru akan keluar setelah 24 jam. Anto Sugiarto, salah satu pengetahui, mengungkapkan bahwa kemacetan sempat terjadi di beberapa titik tapi tidak lama seperti kemarin.

Kondisi ini menjadi tantangan bagi pengemudi. Meski arus balik lebaran terjadi, kelancaran mobil dan sepeda tetap bisa dilihat. Namun, ketersediaan alternatif transportasi atau penyesuaian jam pelindungan mungkin perlu dipertimbangkan untuk mengurangi ketimpangan.

Arus balik lebaran hari ini menjadi cermin terhadap kenyamanan mobil saat hari besar. Kemacetan yang terlalu ketat memerlukan solusi jangka panjang, seperti peningkatan fasilitas transportasi umum atau pemasangan sistem pengendalian lalu lintas yang lebih efisien. Rancangan infrastruktur yang ramah masyarakat bisa menjadi kunci untuk mencegah masalah serupa di masa depan.

Baca juga Berita lainnya di News Page

Tinggalkan Balasan