Tim Gabungan Bea Cukai Tasikmalaya dan Jawa Barat Menggagalkan Penjualan 664 Ribu Batang Rokok Ilegal di Dua Lokasi

Jurnalis Berita

By Jurnalis Berita

TASIKMALAYA, Thecuy.com – Komisi Bea dan Cukai (BEC) Tasikmalaya bersama Wilayah DJBC Jawa Barat berhasil menghentikan distribusi ratusan ribu batang rokok tak terdaftar yang diangkut dua kendaraan di daerah Tasikmalaya dan Ciamis pada Jumat (13/3/2026).

Informasi dari radartasik.id mengungkap operasi dilakukan di dua tempat terpisah hari yang sama. Hasilnya, 664.140 batang rokok ilegal diampuh dengan nilai Rp986.247.900.

Seperti yang disebutkan dalam radartasik.id, langkah pertama dilakukan pukul 03.44 WIB di Jalan Raya Ciawi–Rajapolah, Tasikmalaya. Petugas menahan minibus Daihatsu Sigra yang menampung 320.000 batang tanpa pita cukai.

Kedua kali, tim kembali bertindak pukul 09.14 WIB di Jalan Raya Pamokolan–Panumbangan, Ciamis. Kali ini, kendaraan Daihatsu Xenia ditangkap dan ditemukan berisi 344.140 batang rokok ilegal.

Dengan ini, BEC Tasikmalaya menghemat potensi kerugian sebesar Rp495.448.440 yang berasal dari pajak rokok yang belum dibayar. Semua barang bukti, termasuk kendaraan dan batang rokok, kini dijemput untuk proses hukum lanjutan.

Operasi ini menunjukkan bagaimana kolaborasi antarwaktu dapat efektif melindungi keuangan negara serta kesehatan rakyat. Meski kekerasan rokok ilegal terus bergerak, penindakan seperti ini membuktikan bahwa regulasi tetap dapat dikontrol dengan kerja tim yang terorganisasi.

Penindahan kekerasan rokok ilegal tidak hanya mengejar keuntungan ilegal, tetapi juga mengancam kesejahteraan masyarakat. Keberhasilan penindakan ini menjadi bukti bahwa konsentrasi dan kerja sama antarinstansi tetap menjadi solusi utama.

Penciptaan rute distribusi rokok ilegal tetap menjadi tantangan besar. Namun, dengan peningkatan kesadaran publik dan penegakan hukum yang lebih rinci, kemungkinan hal ini bisa dikontrol.

Pendapat ini mengajak pemerintah terus memperkuat regulasi dan investasi dalam pemantauan keuangan. Hal-hal seperti ini membenarkan kerja sama antarwaktu tetap menjadi kunci dalam mempertahankan ketenangan regulasi.

Baca juga Berita lainnya di News Page

Tinggalkan Balasan