Polres Garut Mulai Obral One Way di Jalur Limbangan Sementara Arus Mudik Meningkat

Jurnalis Berita

By Jurnalis Berita

Petugas polisi di Garut, Jawa Barat, telah mulai menerapkan sistem one way di jalur strategis untuk mengatur alur lalu lintas yang semakin kencang sejak pagi hari. Proses ini dilakukan 9 kali hingga pukul 14.00 WIB, dengan fokus pada jalur yang dirancang untuk mengurangi kepadatan kendaraan.

Jalur utama yang terpengaruh adalah Jalur Nasional Limbangan-Malangbong, sambil juga rute Tarogong–Leles–Kadungora yang lolos pengurangan arus dengan mekanisme serupa. Polres Garut menjelaskan bahwa implementasi ini bertujuan untuk memastikan kelancaran dan keamanan, terutama untuk pengendaraan yang bergerak dari Bandung menuju Garut atau Tasikmalaya.

Kapolres Garut, AKBP Yugi Bayu Hendarto, menjelaskan bahwa sistem satu arah ini diterapkan secara berkelanjutan di titik-titik tertentu seperti Around Puskesmas, Kaum Lewo, dan Selaawi. Durasi aplikasi bisa mencapai 35 menit, tergantung volume kendaraan. Upaya ini disesuaikan dengan alur mudik yang meningkat, terutama dari arah Barat menuju Timur.

Di jalur Kadungora, one way dilakukan dua kali sehari, setiap kali selama 15 menit, dengan titik pending di Jalan Baru Kadungora. Petugas juga mengawasi para pemuda untuk memastikan mereka mematuhi instruksi dan menjaga keamanan.

Implementasi ini dianggap efektif untuk mengontrol alur lalu lintas selama Operasi Ketupat Lodaya 2026. Polres Garut harap dengan sistem ini, mobilitas para penumpang dapat lebih aman dan terkendali.

Sistem one way di Garut membuktikan pentingnya adaptasi terhadap kondisi lalu lintas dinamis. Hal ini bisa menjadi referensi untuk wilayah lain yang menghadapi peningkatan arus transportasi. Semua pihak wajib bersahabat untuk mematuhi aturan lalu lintas agar kelancaran terbang.

Baca juga Berita lainnya di News Page

Tinggalkan Balasan