Program Atasi Stunting di Rumah, Pemkab Tasikmalaya: Penerima Bisa Dapat Bantuan 15 Ekor Ayam Petelur

Jurnalis Berita

By Jurnalis Berita

TASIKMALAYA, Thecuy.com – Di Tasikmalaya, pemerintah daerah telah memperkenalkan pendekatan inovatif untuk mengatasi stunting melalui program bernama PESTA TELUR. Inisiatif ini menggabungkan aspek gizi keluarga dengan pemberdayaan ekonomi melalui budidaya ayam petelur.

Program ini menggunakan sistem vertikal terpadu yang menyatukan tiga komponen utama: peternakan ayam petelur, budidaya maggot, dan kolam ikan. Setiap bagian kandang memiliki fungsi berbeda. Ayam petelur disimpan di bagian atas, maggot di tengah untuk pakan-protein, dan ikan di bagian bawah. Kolaborasi dengan program MBG mendukung produksi maggot melalui limbah organik.

Yanti Permayanti, pejabat di Dinas Sosial, menjelaskan tujuan PESTA TELUR adalah menghindari stunting yang sering terjadi di keluarga dengan kondisi ekonomi terpinggirian. “Kami ingin memberikan akses protein seimbang dan pendapatan tambahan bagi ibu hamil atau orang tua balita stunting,” ujarnya.

Sistem ini tidak hanya mengurangi stunting, tetapi juga menciptakan sinergi antara lebah, ikan, dan maggot. Maggot menjadi pakan bergizi tinggi bagi ayam dan ikan, sementara limbah dari budidaya menjadi bahan baku untuk maggot. Konsep mutualisme ini memastikan efisiensi produksi pangan yang berkelanjutan.

PESTA TELUR menawarkan solusi praktis untuk masyarakat. Dengan pendekatan terintegrasi, keluarga dapat mengolah sumber daya lokal menjadi sumber penghasilan. Model ini juga mengurangi beban ekonomi keluarga melalui produksi makanan alami.

Kombinasi budidaya petelur, maggot, dan ikan menunjukkan potensi inovasi di bidang keagamaan keluarga. Sistem vertikal memungkinkan penggunaan ruang terbaik, sehingga cocok untuk daerah dengan fasilitas terbatas.

Program ini menjadi contoh bagaimana teknologi dan budidaya tradisional bisa saling mendukung. Dengan pendekatan yang holistik, keluarga tidak hanya mendapatkan gizi, tetapi juga kemampuan berkegiatan. Inovasi seperti ini bisa menjadi inspirasi untuk daerah lain dalam memecahkan masalah stunting.

PESTA TELUR membuktikan bahwa solusi untuk stunting tidak hanya terletak pada kesehatan, tapi juga pada pengelolaan sumber daya dan kolaborasi sosial. Dengan pendekatan yang cerdas, masyarakat dapat mengubah tantangan menjadi peluang.

Baca juga Berita lainnya di News Page

Tinggalkan Balasan