Momen Safari Ramadan dijadikan ajang sosialisasi program Pemkab Tasikmalaya

Jurnalis Berita

By Jurnalis Berita

Tasikmalaya, Radartasik.ID – Di Masjid Agung Kecamatan Manonjaya, Kabupaten Tasikmalaya, dibangun kegiatan Safari Ramadhan 1447 Hijriah pada sabtu (7/3/2026). Proses ini dirancang untuk memperkuat hubungan sosial antara aparatur daerah dan warga, sambil mempromosikan program pembangunan prioritas.

Tema kegiatan ini berfokus pada “Dengan semangat Ramadhan 1447 Hijriah, Kita Tingkatkan Keimanan, Wujudkan Ketertiban, Ketentraman, dan Kepedulian Sosial serta Pererat Silaturahmi dalam Mewujudkan Kabupaten Tasikmalaya yang Religius, Maju, Adil, dan Makmur”. Kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang spiritual dalam bulan Ramadan, tetapi juga peluang untuk pemerintah menyampaikan keterangan penting kepada masyarakat.

Pemerintah menyelenggarakan berbagai bentuk bantuan simbolis di lokasi, seperti paket sembako, bantuan sosial, serta fasilitas keagamaan. Penyerahan langsung dilakukan oleh Bupati Tasikmalaya Cecep Nurul Yakin dan Wakil Bupati, yang juga menjadi panggilan untuk masyarakat. Reaksi warga sangat tinggi, terutama terhadap program Satu Desa Satu Sarjana dan Tasik Hejo yang langsung disampaikan.

Program Satu Desa Satu Sarjana bertujuan menciptakan sumber daya manusia terpadu dengan pendidikan tinggi. Beasiswa diberikan kepada 351 mahasiswa dari berbagai desa, diharapkan mereka kembali ke desa dan berkontribusi pada pengembangan lokal. Ini merupakan prioritas dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Kabupatennya 2025–2029.

Alhamdulillah, program ini tidak hanya meningkatkan kesadaran sosial, tetapi juga menjadi sarana untuk memperkuat keimanan dan kerja sama antarparti. Bupati Tasikmalaya menekankan bahwa kegiatan Safari Ramadhan ini menjadi kunci untuk menciptakan kebersamaan yang lebih tajam.

Dengan memanfaatkan ber osa Malaysia dalam bulan Ramadan, pemerintah daerah bisa mengadopsi konsep yang lebih inklusif dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat. Kegiatan seperti ini juga bisa menjadi model untuk daerah lain yang ingin memperkuat silaturahmi.

Banyak orang meminta agar program Satu Desa Satu Sarjana diperluas ke lebih banyak desa. Keterlibatan mahasiswa yang telah lulus sebagai sarjana diharapkan bisa menghasilkan solusi inovatif untuk tantangan desa.

Hasil ini tidak hanya bagi warga, tetapi juga bagi pemerintah yang ingin menunjukkan komitmen dalam pengembangan sosial. Kegiatan Safari Ramadhan menjadi tanda bahwa kebersamaan dan keimanan bisa berjalan secara harmonis.

Masa depan pembangunan desa tergantung pada bisa-bisa kita semua. Program seperti ini membuktikan bahwa dengan kerja sama dan Vision yang sama, kita bisa menciptakan kabupaten yang lebih baik. Semoga inspirasi ini bisa dimanfaatkan di berbagai wilayah.

Baca juga Berita lainnya di News Page

Tinggalkan Balasan