Jakarta – Keluaran dua kali kata ‘LC’ dalam sidang kasus terlibat pemerasan pengurusan sertifikasi K3 Kemnaker menarik perhatian. Di forum tersebut, Jaksa bertindak mencari penjelasan terkait istilah tersebut dari saksi yang terpilih.
Teguran tadi (2/2/2026) di Pengadilan Tipikor Jakarta, Eks Sesditjen Pembinaan, Pengawasan, Ketenagakerjaan & Keselamatan Kerja (Binawasnaker & K3) Kemnaker, Chairul Fadly Harahap menjadi saksi utama. Berikut daftar terang:
- Eks Wamemaker Immanuel Ebenezer atau Noel
- Fahrurozi, Wakil Direktur Binawasnaker & K3 Maret 2025
- Hery Sutanto sebagaiDirektor Bina Kelembagaan (2021-Feb 2025)
- Subhan sebagaiSubkoordinator Keselamatan Kerja (2020-2025)
- Gerry Aditya Herwanto Putra sebagaiKoordinator Pengujian Kompetensi Keselamatan (2022)
- Irvian Bobby Mahendro sebagaiKoordinator Kelembagaan dan Personel (2022-2025)
- Sekarsari Kartika Putri sebagaiSubkoordinator Pengembangan Kelembagaan
- Anitasari Kusumawati sebagaiSubkoordinator Kemitraan dan Personel Kesehatan (2020)
- Supriadi sebagaiPengawas Ketenagakerjaan Ahli Muda
- Miki Mahfud sebagaiPihak PT KEM Indonesia
- Temurila sebagaiPihak PT KEM Indonesia
Pemerasan dimulai saat jaksa meminta penjelasan dari Irvian Bobby. Chairul mengaku pernah berkomunikasi dengan Bobby terkait jual-beli mobil. Perkara ini terjadi pada awal 2024 sambil Chairul menjabat Kepala Biro Humas Kementerian Ketenagakerjaan.
Chairul mengaku ingin menjual Pajero Dakar miliknya sejak 2023. Transaksi ini melibatkan Rizki Nasution sebagai pengurus mobil. Kata ‘LC’ muncul ketika Chairul menyebutkan Rizky yang terlibat di komunitas Land Cruiser.
Transaksi sebesar Rp 600 juta dilakukan dengan tukar tambah. Chairul membeli Land Cruiser dari Bobby, sedangkan Bobby mendapatkan Pajero. Pembayaran sisa Rp 300 juta dilakukan dalam 2,5 bulan dari gaji, reimburse perjalanan dinas, dan tabungan.
Jaksa mengejar detail tawaran dari Bobby. Chairul mengakui menerima tawaran LC (Land Cruiser) dari Bobby. Namun, ia menyatakan menolak tawaran lain seperti jajan ke Eropa atau naik haji, karena fokusnya pada transaksi mobil.
Kasus ini berlangsung sejak 2021. Para terang dimaksa memberikan uang total Rp 6,5 miliar untuk sertifikasi K3. Beberapa terang juga mendatang gratifikasi sebesar Rp 3,3 miliar, satu unit motor Ducati Scrambler, serta biaya Rp 3 miliar yang dikejar oleh Noel.
Noel, yang menyadari korupsi, menuntut pembiayaan Rp 3 miliar. Ia juga menerima manfaat dari pihak swasta dan anak-anaknya di Kemnaker. Keterlibatan Binawasnaker & K3 dalam pengurusan sertifikasi K3 menjadi focus utama dalam pemberontakan ini.
Tindakan ini menegaskan pentingnya transparansi dalam pengelolaan sertifikasi K3. Semua pihak terang diminta menjelaskan bagaimana dana dari masyarakat digunakan. Kasus ini menjadi pengingat kritik terhadap ketimpangan dalam sistem verifikasi K3.
Beberapa pihak terang diperingankan untuk menjelaskan sumber daya yang digunakan. Semua data transaksi tetap terlindungi untuk mencegah manipulasi. Kementerian Ketenagakerjaan perlu memperkuat pengawasan terhadap distribusi sertifikasi K3.
Proses ini menunjukkan bagaimana korupsi bisa meluangkan banyak dana. Pedesaan yang terlibat perlu menjelaskan bagaimana dana dari masyarakat didistribusikan. Semua pihak terkait diharapkan memberikan penjelasan lengkap.
Transparansi dalam pengelolaan sertifikasi K3 menjadi kunci. Semua pihak terkait diharapkan menjalankan tugasnya dengan integritas. Kementerian Ketenagakerjaan perlu memperkuat mekanisme pengawasan.
Semua pihak terkait diharapkan menjelaskan bagaimana dana banyak ini digunakan. Semua data terang harus jelas dan terverifikasi. Kementerian Ketenagakerjaan harus memperkuat pengawasan.
Transparansi dan integritas menjadi nilai utama dalam pengelolaan sertifikasi K3. Semua pihak terkait diharapkan menjalankan tugasnya dengan jujur. Kementerian Ketenagakerjaan perlu memperkuat pengawasan.
Baca juga Berita lainnya di News Page

Saya adalah jurnalis di thecuy.com yang fokus menghadirkan berita terkini, analisis mendalam, dan informasi terpercaya seputar perkembangan dunia finansial, bisnis, teknologi, dan isu-isu terkini yang relevan bagi pembaca Indonesia.
Sebagai jurnalis, saya berkomitmen untuk:
Menyajikan berita yang akurasi dan faktanya terverifikasi.
Menulis dengan bahasa yang mudah dipahami, namun tetap menjaga integritas jurnalistik.
Menghadirkan laporan mendalam yang memberi perspektif baru bagi pembaca.
Di thecuy.com, saya tidak hanya melaporkan berita, tetapi juga berupaya menganalisis tren agar pembaca dapat memahami konteks di balik setiap peristiwa.
📌 Bidang Liputan Utama:
Berita Terbaru & ekonomi, keuangan.
Perkembangan teknologi dan inovasi digital.
Tren bisnis dan investasi.
Misi saya adalah membantu pembaca mendapatkan informasi yang cepat, akurat, dan dapat dipercaya, sehingga mereka bisa membuat keputusan yang lebih cerdas dalam kehidupan sehari-hari maupun dunia usaha.
📞 Kontak
Untuk kerja sama media atau wawancara, silakan hubungi melalui halaman Kontak thecuy.com atau email langsung ke admin@thecuy.com.