Mulai Operasi Keselamatan di Riau Mengusung 9 Target Sasaran Prioritas

Jurnalis Berita

By Jurnalis Berita

Di Pekanbaru, Polda Riau akan melalui Operasi Keselamatan Lancang Kuning 2026 sebagai persiapan sebelum Ramadan. Operasi ini fokus pada 9 hal prioritas pelanggaran yang dianggap berpotensi risiko tinggi.

Sebagai penjelas Wakapolda Riau Brigjen Hengki Haryadi, pelanggaran pertama adalah kendaraan motor roda dua atau empat yang menggunakan knalpot atau brong tidak sesuai pabrikan. “Kita menargetkan semua kendaraan yang tidak memenuhi standar teknis,” kata Wakapolda dalam apel pasukan operasi di Mapolda Riau, Senin (2/2/2026).

Kegiatan ini dihadiri oleh pejabat utama Polda Riau, termasuk Dirlantas Kombes Jeki Rahmat Mustika. Fokus operasi mencakup penanganan kendaraan yang tidak sesuai speksifikasi teknis, seperti truk atau motor dengan ukuran panjang yang eklat.

Data dari Operasi Lancang Kuning 2025 menunjukkan 31.244 tindakan pelanggaran yang tercatat. Polda Riau berharap angka ini turun di tahun 2026 dengan pendekatan yang lebih intensif. Dari 1.136 personel yang dikirim, sekitar 95% akan menggunakan e-TLE dan mobile untuk memantau pelanggaran.

Daftar 9 prioritas pelanggaran operasi ini adalah:

  1. Kendaraan motor roda dua/empat dengan knalpot/brong tidak sesuai
  2. Truk atau kendaraan dengan spek panjang yang eklat
  3. Kendaraan pribadi yang menggunakan sirene atau roter tidak sesuai
  4. TNKB motor yang tidak memenuhi standar teknis
  5. Kendaraan pribadi yang dipakai untuk travel
  6. Kendaraan angkutan barang yang digunakan untuk orang
  7. Kendaraan umum yang tidak berlis
  8. Sepeda motor tanpa helm atau dengan lebih dari satu penumpang
  9. Kendaraan wisata parkir di samping jalan

Operasi dimulai Senin (2/2/2026) dan berlanjut hingga 15 Februari 2026. Polda Riau berharap ini bisa menjadi solusi praktis untuk mengurangi kecelakaan di jalan.

Keselamatan jalan bukan sekadar penanganan pelanggaran. Ini tentang keberanian semua pihak untuk menciptakan lingkungan yang lebih aman. Semoga Operasi Keselamatan Lancang Kuning 2026 bisa menjadi contoh yang diadoptasi oleh daerah lain di masa depan.

Baca juga Berita lainnya di News Page

Tinggalkan Balasan