Waka MPR Puji Respon Cepat Prabowo Dorong Transparansi Pasar Modal RI

Jurnalis Berita

By Jurnalis Berita

Jakarta – Wakil Ketua MPR RI Eddy Soeparno mengakui penuh dukungan atas tindakan presiden Prabowo Subianto yang cepat dan jelas dalam menegakkan tuntutan investor terkait roboh pasar modal. Ini terjadi setelah MSCI menurunkan peringkat Indonesia dari pasar berkembang menjadi pasar frontier market karena kekhawatiran tentang kelancarannya dan pengelolaan bursa.

Eddy menyampaikan bahwa komitmen presiden untuk meningkatkan free float dan transparansi kepemilikan saham merupakan solusi yang sangat diperlukan. “Kebijakan ini merupakan harapan bagi investor asing yang memegang peran krusial dalam perdagangan saham di Bursa Efek Indonesia,” ujarnya. Ia menekankan bahwa kualitas pengelolaan pasar menjadi kunci untuk menjaga Indonesia dalam keterjangkauan sebagai pasar investasi global.

Penilaian MSCI memberikan deadline evaluasi hingga bulan Mei, yang Eddy memandang sangat kritis. “Kami meminta direktur BEI dan OJK untuk segera mewadahi dengan langkah-langkah yang diperlukan,” kata Eddy. Tidak hanya menuntut investasi instansi, MSCI juga memberikan ‘ izin untuk investasi’ bagi 45% kepemilikan saham di BEI yang dipegang oleh investor asing.

Eddy juga mengingatkan dampak positif jika indeks saham mengembalikan kinerjanya. “Penjualan saham berlebihan menyebabkan anjlokasi 8% di bursa, yang merusak kepercayaan investor,” mengingatkannya. Dampak terbesar, menyimpannya, terletak pada investor minoritas yang menggunakan tabungan atau pensiun untuk investasi.

Dengan itu, Eddy mengajukan perserasa terima atas perhatian presiden untuk melindungi investor kecil dan aset negara yang tercatat di BUMN. “Sekarang saatnya beban di tangani tanpa ketimpangan, agar Indonesia tidak hanya lolos evaluasi MSCI di Mei, tetapi juga terus berkembang dengan kinerja pasar yang kompetitif,” tutupnya.

Baca juga Berita lainnya di News Page

Tinggalkan Balasan