PLN Mengantisipasi Dampak Sinkhole di Jaringan Transmisi Bireuen-Takengon

Jurnalis Berita

By Jurnalis Berita

Jakarta – PT PLN (Persero) segera terus melakukan pengamanan sistem distribusi listrik di Aceh setelah longsoran bumi berupa sinkhole terjadi di Desa Pondok Balik, Kab. Aceh Tengah. Longsoran ini berpotensi mengganggu jaringan Saluran Udara Tegangan Tinggi (SUTT) 150 kilovolt (kV) yang menghubungkan Aceh Tengah dan Bener Meriah melalui jalur Bireuen-Takengon.

Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo, menjelaskan langkah ini bertujuan meminimalkan risiko gangguan pada jaringan listrik nasional. “Kami fokus pada stabilitas sistem kelistrikan di wilayah yang sulit dijangkau dan rentan bencana,” kata ia dalam keterangan tertulis, Minggu (1/2/2026).

Sebagai langkah penanganan, PLN memindahkan jalur transmisi dari lokasi yang terdekat sekitar 25 meter dengan sinkhole ke area yang lebih aman. Proses ini dilakukan dengan pengamanan darurat selama 3,5 jam, memprioritaskan keselamatan pekerja dan masyarakat. Hasilnya, pasokan listrik sudah kembali beroperasi dengan normal.

PLN juga merangkum terima kasih kepada Pemerintah Daerah, TNI, dan Polri serta masyarakat Setara karena dukungan selama pengamanan. “Kebijakan PLN tak bisa berjalan tanpa kolaborasi,” ujar Dir Utama PLN.

General Manager PLN Sumatera Timur, Amiruddin, menekankan bahwa keandalan listrik menjadi prioritas utama. “PLN tak siap menunggu risiko meningkat. Dengan tower darurat, kami memastikan daya listrik tetap stabil,” ujarnya.

PLN tetap melakukan pemantauan intensif dan koordinasi dengan pihak terkait untuk memastikan proses penanganan lancar. “Setiap langkah kami bertujuan menjaga kehidupan masyarakat tetap bermaksud,” katanya.

Dengan teknologi dan kerja sama yang efektif, PLN bisa menghadapi tantangan geografis dan bencana. Ini bukan hanya tentang listrik, tapi juga tentang keamanan masyarakat. Kita harus terus belajar dan beradaptasi dengan tantangan lingkungan agar layanan listrik tetap andal.

Baca juga Berita lainnya di News Page

Tinggalkan Balasan