Audit Inspektorat atas Mantan Jajaran Direksi Perumda Galuh Ciamis Dilakukan Sebelum Pengangkatan Direksi Baru

Jurnalis Berita

By Jurnalis Berita

CIAMIS, Thecuy.com – Setelah mundurnya jajaran direksi Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Galuh Perdana, Inspektorat Kabupaten Ciamis langsung mengambil tindakan dengan melakukan audit ketaatan menyeluruh.

Proses audit ini dimaksudkan untuk menuntaskan tanggung jawab mantan direksi terhadap pengelolaan Perumda Galuh Perdana selama masa jabatannya.

Sekretaris Inspektorat Kabupaten Ciamis, Deni Wahyu Hidayat, mengonfirmasi bahwa pihaknya sedang menjalankan proses audit ketaatan terhadap mantan pengurus Perumda Galuh Perdana.

Sekda Kabupaten Tasikmalaya Jadi Staf Ahli, Bupati Lakukan Rotasi dan Mutasi 24 PejabatGP Ansor Kabupaten Tasikmalaya Kuatkan Kader, Gelar Konsolidasi Organisasi di Enam Zona

Langkah ini diambil menyusul pengunduran diri resmi jajaran direksi perusahaan daerah tersebut.

“Karena kedua jajaran direksi telah mengundurkan diri, kami masih dalam proses melakukan audit ketaatan, sebagai bentuk pertanggungjawaban mereka,” ujarnya kepada Radar, Selasa (6/1/2026).

Audit ketaatan ini tidak hanya difokuskan pada aspek keuangan, termasuk penggunaan penyertaan modal sebesar Rp 950 juta dari Pemerintah Kabupaten Ciamis, tetapi juga untuk menelusuri rekam jejak pengelolaan Perumda Galuh Perdana selama direksi tersebut menjabat.

“Audit ketaatan ini, tidak hanya tentang tanggung jawab keuangan saja selama beroperasinya Perumda Galuh Perdana. Juga untuk mengetahui rekam jejak jajaran direksi mendapat tugasnya di Perumda Galuh Perdana,” ujarnya.

Deni menegaskan, proses audit perlu diselesaikan terlebih dahulu sebelum dilakukan pengangkatan kembali direksi Perumda Galuh Perdana.

Menurutnya, hal tersebut penting secara etika dan tata kelola agar tidak menimbulkan persoalan di kemudian hari.

“Sebab, nanti agar pengangkatan direksi yang baru, tidak menerima beban yang lama,” katanya.

Anggota DPRD Kabupaten Tasikmalaya Aldira Yusup Soroti Penutupan Tambang Emas: WPR Belum Dirasakan Rakyat!Anggota DPRD Jabar Arip Rachman Salurkan 2.500 kWh Listrik Gratis untuk Warga Kurang Mampu di Tasikmalaya

Ia juga menyarankan agar proses seleksi direksi ke depan dilakukan secara ketat, dengan mempertimbangkan kemampuan bisnis calon direksi, bukan sekadar untuk mengisi jabatan.

“Sebab ketika memiliki kemampuan berbisnis, penyertaan modal yang ada dapat diputar, minimal tidak habis untuk operasional. Akan tetapi bisa digunakan operasional,” katanya.

Sebelumnya, jajaran Direksi Perumda Galuh Perdana, yakni Direktur Utama Mohammad Indra Gunawan dan Direktur Operasional Herdiana, telah mengundurkan diri. Hal tersebut dibenarkan Kepala Bagian Ekonomi Setda Kabupaten Ciamis, Heri Budi Susanto, kepada Radar di ruang kerjanya, Selasa (30/12/2025).

Menurut Heri, Perumda Galuh Perdana pada tahun ini belum dapat kembali beroperasi karena kekosongan jajaran direksi. Pemerintah Kabupaten Ciamis pun saat ini melakukan penanganan khusus terhadap kondisi tersebut.

Studi Kasus: Audit Ketaatan di Perumda Galuh Perdana

Peristiwa mundurnya jajaran direksi Perumda Galuh Perdana memberikan pelajaran penting tentang pentingnya tata kelola perusahaan yang baik. Audit ketaatan yang dilakukan oleh Inspektorat Kabupaten Ciamis bukan hanya soal memeriksa laporan keuangan, tetapi juga menelusuri jejak pengelolaan selama masa jabatan. Hal ini sejalan dengan prinsip-prinsip good corporate governance yang menekankan transparansi, akuntabilitas, dan pertanggungjawaban.

Infografis: Proses Audit Ketaatan

1. Pengunduran Diri Direksi
2. Inisiasi Audit oleh Inspektorat
3. Pemeriksaan Keuangan dan Operasional
4. Evaluasi Kepatuhan terhadap Regulasi
5. Penyusunan Laporan Audit
6. Rekomendasi untuk Seleksi Direksi Baru
7. Pengangkatan Direksi Baru dengan Proses yang Lebih Ketat

Transparansi dalam proses audit ini penting untuk menjaga kepercayaan publik terhadap pengelolaan aset daerah. Pemerintah daerah harus memastikan bahwa proses seleksi direksi yang baru dilakukan dengan kriteria yang jelas, termasuk kompetensi bisnis dan integritas.

Dengan langkah-langkah ini, diharapkan Perumda Galuh Perdana dapat kembali beroperasi secara efektif dan memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan ekonomi Kabupaten Ciamis. Mari dukung upaya pemerintah daerah untuk membangun tata kelola perusahaan yang lebih baik, demi masa depan yang lebih cerah bagi masyarakat.

Baca juga Berita lainnya di News Page

Tinggalkan Balasan