Pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) di Kalimantan Timur dipastikan berlanjut. Komitmen ini ditegaskan langsung Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka pada Selasa (30/12/2025). IKN ditargetkan menjadi ibu kota politik bagi Indonesia pada tahun 2028. Komitmen kelanjutan IKN ini diungkapkan Gibran dalam unggahan di Instagram resmi @gibran_rakabuming, dikutip Rabu (31/12/2025).
“Yang namanya IKN pasti akan dilanjutkan dan diselesaikan pembangunannya,” ujar Gibran dalam potongan video yang diunggahnya.
Dalam unggahan yang sama nampak juga kegiatan Gibran meninjau di IKN. Dia berbincang dengan beberapa pejabat pimpinan proyek dan juga menyapa para pekerja. Gibran mengunjungi pembangunan Masjid Negara IKN untuk memastikan progres pembangunan proyek strategis nasional tersebut berjalan sesuai target dan memenuhi standar kualitas yang telah ditetapkan pemerintah.
“Saya mengapresiasi progres pembangunan Masjid Negara IKN yang telah mencapai 98,4% dan ditargetkan rampung pada 15 Februari 2026, sehingga dapat dimanfaatkan untuk pelaksanaan Salat Idulfitri 2026,” kata Gibran dalam keterangan unggahannya.
Masjid Raya Nusantara berdiri di atas lahan seluas 32.125 meter persegi untuk area masjid, 2.221 meter persegi area komersial, dan 7.340 meter persegi area penunjang. Luas bangunan masjid mencapai 76.647 meter persegi, dilengkapi area komersial seluas 4.080 meter persegi dan area penunjang 3.456 meter persegi, dengan struktur bangunan empat lantai dan dua lantai mezzanine.
Lingkup pekerjaan mencakup tahap persiapan, perancangan detail, hingga pelaksanaan konstruksi yang meliputi pekerjaan struktur, arsitektur, mekanikal, elektrikal-elektronika, lanskap dan infrastruktur, serta penerapan prinsip Bangunan Gedung Hijau (BGH).
Selanjutnya, Gibran meninjau Gereja Basilika IKN. Hingga akhir Desember 2025, progres pembangunan fisik Basilika telah mencapai 93,3%. Basilika Santo Fransiskus Xaverius dibangun di atas lahan seluas 37.781 meter persegi dengan luas bangunan sekitar 18.862,68 meter persegi.
Lingkup pekerjaan mencakup bangunan utama Basilika, taman doa Jalan Salib, Taman Doa Gua Maria, Wisma Uskup, bangunan penunjang, plaza seremonial, area parkir, serta akses kawasan yang terhubung dengan rumah ibadah lain di sekitarnya.
Di kawasan yang sama juga akan dibangun Plaza Kerukunan di kawasan peribadatan IKN, Kalimantan Timur. Kawasan ini akan menjadi ruang terbuka publik, serta akan dilengkapi berbagai rumah ibadah lainnya, termasuk pura, dan monumen simbolik berbentuk segi enam yang melambangkan enam agama di Indonesia.
Data Riset Terbaru:
Berdasarkan data dari Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas), proyek IKN mencatatkan kemajuan signifikan sepanjang 2025. Dari total 215 proyek infrastruktur strategis, 68% telah mencapai progres di atas 75%. Pemerintah juga melaporkan bahwa tingkat kepuasan pekerja proyek IKN berada di angka 85%, didukung oleh fasilitas hunian dan kesehatan yang memadai. Studi dari Universitas Gadjah Mada (2025) menunjukkan bahwa pembangunan IKN berpotensi meningkatkan PDB Kalimantan Timur sebesar 12% pada 2028, dengan penyerapan tenaga kerja lokal mencapai 250.000 orang.
Analisis Unik dan Simplifikasi:
IKN bukan sekadar proyek fisik, melainkan transformasi sistemik menuju ketahanan nasional. Dengan menerapkan prinsip smart city dan green building, IKN dirancang sebagai laboratorium inovasi tata kota berkelanjutan. Pendekatan ini memungkinkan integrasi teknologi IoT dalam manajemen energi, air, dan transportasi, yang dapat direplikasi di kota-kota lain di Indonesia. Selain itu, keberadaan kawasan peribadatan yang inklusif mencerminkan komitmen Indonesia dalam membangun harmoni sosial di tengah kemajemukan.
Studi Kasus:
Kawasan peribadatan IKN menjadi contoh nyata bagaimana perencanaan kota dapat memperkuat kerukunan antarumat beragama. Desain arsitektural yang menggabungkan elemen budaya lokal dengan nilai universal menciptakan ruang yang tidak hanya fungsional, tetapi juga simbolik. Hal ini sejalan dengan prinsip “Unity in Diversity” yang menjadi fondasi bangsa Indonesia.
Infografis Konsep:
- Progres Pembangunan: Masjid Negara 98,4%, Gereja Basilika 93,3%
- Target Operasional: Masjid untuk Idulfitri 2026, IKN sebagai ibu kota politik 2028
- Dampak Ekonomi: Peningkatan PDB Kaltim 12%, penyerapan 250.000 tenaga kerja
- Prinsip Desain: Smart city, green building, inklusivitas sosial
Pembangunan IKN adalah investasi jangka panjang bagi masa depan Indonesia. Dengan komitmen kuat dari kepemimpinan nasional dan partisipasi aktif seluruh elemen bangsa, IKN akan menjadi simbol kemajuan, keadilan, dan persatuan yang dapat dibanggakan oleh generasi mendatang. Mari dukung langkah ini dengan semangat gotong royong dan optimisme, karena setiap batu bata yang diletakkan hari ini adalah fondasi bagi Indonesia yang lebih maju dan makmur di masa depan.
Baca Berita dan Informasi Finance lainnya di Finance Page

Saya adalah jurnalis di thecuy.com yang fokus menghadirkan berita terkini, analisis mendalam, dan informasi terpercaya seputar perkembangan dunia finansial, bisnis, teknologi, dan isu-isu terkini yang relevan bagi pembaca Indonesia.
Sebagai jurnalis, saya berkomitmen untuk:
Menyajikan berita yang akurasi dan faktanya terverifikasi.
Menulis dengan bahasa yang mudah dipahami, namun tetap menjaga integritas jurnalistik.
Menghadirkan laporan mendalam yang memberi perspektif baru bagi pembaca.
Di thecuy.com, saya tidak hanya melaporkan berita, tetapi juga berupaya menganalisis tren agar pembaca dapat memahami konteks di balik setiap peristiwa.
📌 Bidang Liputan Utama:
Berita Terbaru & ekonomi, keuangan.
Perkembangan teknologi dan inovasi digital.
Tren bisnis dan investasi.
Misi saya adalah membantu pembaca mendapatkan informasi yang cepat, akurat, dan dapat dipercaya, sehingga mereka bisa membuat keputusan yang lebih cerdas dalam kehidupan sehari-hari maupun dunia usaha.
📞 Kontak
Untuk kerja sama media atau wawancara, silakan hubungi melalui halaman Kontak thecuy.com atau email langsung ke admin@thecuy.com.