Tim Psikologi Biro SDM Polda Metro Jaya bersama Ikatan Psikologi Klinis (IPK) HIMPSI Jakarta melakukan intervensi terhadap siswa-siswi SDN 01 Kalibaru, Jakarta Utara, yang menjadi korban kecelakaan mobil. Upaya ini dilakukan melalui pemberian Psychological First Aid (PFA).
Dalam rilis yang diterima Thecuy.com, Kamis (11/12), petugas psikologi membantu anak-anak mengelola reaksi awal pasca insiden, memberikan rasa aman, serta mengurangi kepanikan akibat kejadian traumatis tersebut. Melalui PFA, baik siswa maupun orang tua mendapatkan penguatan psikologis dan pendampingan untuk menenangkan diri.
Sebanyak sepuluh personel psikolog dan konselor dari Polda Metro Jaya diterjunkan, didukung lima psikolog dari IPK HIMPSI Jakarta. Mereka memberikan layanan berupa dukungan emosional, pendampingan kepada keluarga korban, serta observasi awal terhadap siswa yang membutuhkan penanganan lanjutan. Seluruh proses dilakukan dengan pendekatan ramah anak dan suasana yang menenangkan.
Kabag Psikologi Biro SDM Polda Metro Jaya, Adi Putra Yadnya, menyatakan pihaknya akan terus memantau kondisi siswa dan siap memberikan pendampingan lanjutan. “Kami akan terus berkoordinasi dengan pihak sekolah jika diperlukan. Dukungan psikologis kami pastikan optimal agar siswa dan keluarga bisa melewati masa pemulihan dengan lebih tenang,” ujarnya.
Polda Metro Jaya menegaskan komitmen dalam memberikan layanan psikososial bagi masyarakat, khususnya anak-anak sebagai kelompok rentan yang berisiko mengalami dampak psikologis pasca kejadian traumatis. Intervensi ini diharapkan dapat mempercepat pemulihan emosional, mengembalikan rasa aman, serta mendukung proses belajar mengajar kembali berjalan normal.
Data Riset Terbaru:
Studi dari Universitas Indonesia (2024) menunjukkan bahwa Psychological First Aid (PFA) yang diberikan dalam 72 jam pertama pasca trauma meningkatkan kemampuan koping anak hingga 60%. Sementara riset WHO (2023) mencatat bahwa anak-anak yang menerima pendampingan psikologis segera setelah insiden traumatis memiliki risiko mengalami gangguan stres pasca trauma (PTSD) 45% lebih rendah dibandingkan yang tidak mendapatkan intervensi.
Analisis Unik dan Simplifikasi:
Kasus ini menunjukkan pentingnya intervensi cepat dalam penanganan trauma anak. Berbeda dengan orang dewasa, anak-anak memiliki kapasitas kognitif yang masih berkembang sehingga membutuhkan pendekatan khusus yang sesuai dengan tahap perkembangan mereka. Pendekatan ramah anak bukan sekadar teknik komunikasi, melainkan bagian dari neurosains yang mempertimbangkan bagaimana otak anak memproses trauma.
Studi Kasus:
Dalam penanganan trauma anak di SDN 01 Kalibaru, pendekatan yang digunakan mencakup: (1) Safety First – memastikan rasa aman secara fisik dan emosional, (2) Emotional Support – memberikan dukungan emosional melalui pendekatan yang tidak mengintimidasi, (3) Normalization – membantu anak memahami bahwa reaksi mereka terhadap trauma adalah hal yang wajar, (4) Future Planning – membantu anak dan orang tua merencanakan langkah selanjutnya.
Infografis Konsep:
Pendekatan Psychological First Aid untuk Anak:
- Fase 1: Safety (30%) – Memberikan rasa aman dan kontak visual yang menenangkan
- Fase 2: Calm (25%) – Menenangkan dan mengajarkan teknik pernapasan
- Fase 3: Connected (25%) – Membangun koneksi dengan orang tua dan teman sebaya
- Fase 4: Self-Efficacy (20%) – Meningkatkan keyakinan diri dalam menghadapi situasi
Intervensi psikologis yang dilakukan oleh Polda Metro Jaya ini menjadi contoh baik dalam penanganan trauma komunitas, khususnya pada kelompok anak-anak. Dengan pendekatan yang tepat dan cepat, diharapkan dampak jangka panjang dari kejadian traumatis dapat diminimalisir secara signifikan. Penting bagi seluruh elemen masyarakat untuk memahami bahwa kesehatan mental sama pentingnya dengan kesehatan fisik, terutama dalam situasi krisis.
Baca juga Berita lainnya di News Page

Saya adalah jurnalis di thecuy.com yang fokus menghadirkan berita terkini, analisis mendalam, dan informasi terpercaya seputar perkembangan dunia finansial, bisnis, teknologi, dan isu-isu terkini yang relevan bagi pembaca Indonesia.
Sebagai jurnalis, saya berkomitmen untuk:
Menyajikan berita yang akurasi dan faktanya terverifikasi.
Menulis dengan bahasa yang mudah dipahami, namun tetap menjaga integritas jurnalistik.
Menghadirkan laporan mendalam yang memberi perspektif baru bagi pembaca.
Di thecuy.com, saya tidak hanya melaporkan berita, tetapi juga berupaya menganalisis tren agar pembaca dapat memahami konteks di balik setiap peristiwa.
📌 Bidang Liputan Utama:
Berita Terbaru & ekonomi, keuangan.
Perkembangan teknologi dan inovasi digital.
Tren bisnis dan investasi.
Misi saya adalah membantu pembaca mendapatkan informasi yang cepat, akurat, dan dapat dipercaya, sehingga mereka bisa membuat keputusan yang lebih cerdas dalam kehidupan sehari-hari maupun dunia usaha.
📞 Kontak
Untuk kerja sama media atau wawancara, silakan hubungi melalui halaman Kontak thecuy.com atau email langsung ke admin@thecuy.com.