Thecuy.com – Usaha aluminium PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk (ADMR) akhirnya mulai membuahkan hasil setelah bertahun-tahun berinvestasi. Menurut data yang ada, segmen aluminium emiten ini membukukan laba bersih sebesar US$249,4 juta hingga September 2026 dengan margin keuntungan 18 persen.
Pencapaian ini menandai dimulainya babak baru bagi ADMR yang sejak awal membangun rantai bisnis aluminium melalui kepemilikan di Cita Mineral Investindo (CITA) dan Kalimantan Aluminium Industry (KAI). Meski demikian, prospek ke depan masih bergantung pada stabilitas operasi smelter, ketersediaan bahan baku, dan dinamika harga aluminium di pasar global.
Perjalanan ADMR Memasuki Bisnis Aluminium
ADMR mengawali keterlibatannya di bisnis aluminium pada tahun 2021 ketika induk perusahaannya, PT Alamtri Resources Indonesia Tbk (ADRO), mengakuisisi sekitar 3,7 persen saham PT Cita Mineral Investindo Tbk (CITA) senilai Rp358,76 miliar. CITA bergerak di bidang bauksit dan memiliki 30 persen saham PT Well Harvest Winning Alumina Refinery (WHW), produsen alumina berkapasitas sekitar 2 juta ton per tahun.
Investasi tersebut membuka jalan bagi ADMR untuk memasuki rantai nilai aluminium, mulai dari bauksit, alumina, hingga aluminium primer. Keterkaitan ini semakin diperkuat pada tahun 2022 ketika CITA mengambil alih 12,5 persen saham PT Kalimantan Aluminium Industry (KAI), perusahaan pengelola smelter aluminium ADMR, dengan nilai penyertaan modal sekitar Rp330,62 miliar. Sementara itu, ADMR tetap menjadi pemegang saham pengendali di KAI dengan kepemilikan 65 persen.
Kontribusi Awal yang Terlihat
Setelah melalui tahap konstruksi dan pengujian, smelter KAI mulai beroperasi secara komersial pada tahun 2026. Hingga September 2026, produksi aluminium ADMR dilaporkan mencapai sekitar 249 ribu ton dalam sembilan bulan pertama.
Penjualan komersial mulai tampak lebih nyata pada kuartal III tahun 2026, dengan volume sekitar 146 ribu ton. Dari total produksi pada September 2026, masih terdapat sisa persediaan sekitar 103 ribu ton yang belum seluruhnya terserap oleh penjualan pada periode tersebut.
Data tersebut menunjukkan bahwa bisnis aluminium ADMR mulai memberikan kontribusi nyata, meskipun tahap komersialisasi masih relatif awal. Dalam industri smelter, kenaikan produksi umumnya tidak langsung berbanding lurus dengan laba karena masih adanya tekanan biaya awal, utilisasi pabrik, dan penyesuaian rantai pasok.
Faktor-Faktor yang Mendukung Kinerja
Beberapa faktor disebut sebagai katalis penting bagi kinerja selanjutnya, yaitu pemulihan pengiriman batu bara kokas, stabilitas margin aluminium, dan peningkatan utilisasi smelter. Ketiga faktor ini penting karena memengaruhi efisiensi produksi dan kemampuan perusahaan dalam mempertahankan profitabilitas.
Pasokan bahan baku juga menjadi bagian krusial dari strategi ADMR. CITA memiliki kepentingan dalam bisnis bauksit dan alumina melalui WHW, sedangkan KAI memerlukan alumina sebagai bahan baku smelter. Akses ke pemasok dalam negeri berpotensi mengurangi ketergantungan impor dan menurunkan risiko gangguan logistik global.
Implikasi terhadap Dividen dan Valuasi
Jika menggunakan asumsi EPS tahun 2026 sebesar Rp181,25 dan dividend payout ratio sebesar 40 persen, estimasi dividen mencapai Rp72,50 per saham. Pada harga Rp1.340, estimasi dividend yield berada di kisaran 5,41 persen.
Namun, angka tersebut masih bersifat perkiraan dan tetap bergantung pada realisasi laba, kebijakan pembagian dividen, serta keberlanjutan operasi bisnis aluminium. Dengan demikian, peluang imbal hasil ada, tetapi masih perlu dipertimbangkan bersama risiko eksekusi proyek dan fluktuasi harga komoditas.
Bagi investor, fase awal komersialisasi ini biasanya menjadi momen krusial untuk menilai apakah kapasitas produksi dapat meningkat secara konsisten dan apakah margin dapat dipertahankan. Jika utilisasi smelter terus membaik, kontribusi bisnis aluminium terhadap kinerja ADMR berpotensi semakin besar pada periode berikutnya.
Baca juga berita lainnya di News Page. Terima kasih telah mengunjungi thecuy. 🙂

Saya adalah jurnalis di thecuy.com yang fokus menghadirkan berita terkini, analisis mendalam, dan informasi terpercaya seputar perkembangan dunia finansial, bisnis, teknologi, dan isu-isu terkini yang relevan bagi pembaca Indonesia.
Sebagai jurnalis, saya berkomitmen untuk:
Menyajikan berita yang akurasi dan faktanya terverifikasi.
Menulis dengan bahasa yang mudah dipahami, namun tetap menjaga integritas jurnalistik.
Menghadirkan laporan mendalam yang memberi perspektif baru bagi pembaca.
Di thecuy.com, saya tidak hanya melaporkan berita, tetapi juga berupaya menganalisis tren agar pembaca dapat memahami konteks di balik setiap peristiwa.
📌 Bidang Liputan Utama:
Berita Terbaru & ekonomi, keuangan.
Perkembangan teknologi dan inovasi digital.
Tren bisnis dan investasi.
Misi saya adalah membantu pembaca mendapatkan informasi yang cepat, akurat, dan dapat dipercaya, sehingga mereka bisa membuat keputusan yang lebih cerdas dalam kehidupan sehari-hari maupun dunia usaha.
📞 Kontak
Untuk kerja sama media atau wawancara, silakan hubungi melalui halaman Kontak thecuy.com atau email langsung ke [email protected].