Spesifikasi HOVERAir VERSA: Kamera saku yang mampu terbang, menyerupai drone!

anindya

By anindya

🌍 Translate this article:

Thecuy.com – HOVERAir VERSA diluncurkan perdana pada akhir bulan Juli 2026 sebagai perangkat yang dijuluki “kamera saku yang bisa terbang”. Inovasi terkini dari konsep kamera terbang mandiri HOVERAir ini kini dilengkapi kamera genggam berstabilisasi tiga sumbu.

Konten dalam artikel ini

Sebelumnya, HOVERAir telah meluncurkan konsep serupa melalui Hover Camera Passport pada 2016, HOVERAir X1 pada 2023, X1 PRO dan PROMAX pada 2024, serta AQUA pada 2025. Kini, VERSA hadir dengan konsep yang lebih fleksibel karena menyatukan pengalaman kamera genggam dan udara dalam satu alat. Lalu, apa saja spesifikasi lengkap HOVERAir VERSA? Simak ulasannya di bawah ini.

Spesifikasi HOVERAir VERSA

Spesifikasi HOVERAir VERSA
Konsep Kamera saku + kamera udara
Penggunaan Genggam dan udara
Gimbal Gimbal mekanis 3-sumbu
AI Tracking Mesin pelacakan AI
Flight Modes 10+ mode penerbangan cerdas
AI Framing Pembingkaian AI + pemotongan cerdas
3D Worlds Pola penerbangan 360° + rekonstruksi tiga dimensi
Controller Tidak butuh kontroler
Baterai & Waktu Terbang Masih belum diumumkan

Jangan lewatkan: 7 Rekomendasi Aksesori Action Cam yang Wajib Dimiliki untuk Petualangan Maksimal

Desain HOVERAir VERSA
credit: hoverair

Desain dan Build

HOVERAir VERSA memiliki bodi kamera saku yang dapat difungsikan sebagai kamera genggam. Alat ini dilengkapi dengan gimbal mekanis tiga sumbu yang membantu menghasilkan rekaman lebih halus dan stabil. Dengan desain tersebut, VERSA dapat digunakan untuk merekam berbagai aktivitas harian maupun perjalanan.

Unik-nya, VERSA menawarkan konsep dual-use. Ketika digunakan di darat, alat ini berfungsi sebagai kamera genggam. Ketika digunakan di udara, VERSA dapat berubah menjadi kamera udara untuk menghasilkan sudut pandang dari atas.

Modul ini juga dilengkapi pelindung baling-baling sehingga pengguna tak perlu membawa drone terpisah. VERSA mendukung fitur palm takeoff dan palm landing yang memungkinkan alat lepas landas dan mendarat langsung di telapak tangan pengguna.

Layar dan Kontrol

VERSA dirancang untuk memberikan pengalaman penggunaan yang mudah, baik saat digunakan sebagai kamera genggam maupun saat terbang. Dalam mode udara, pengguna tidak perlu mengendalikan alat secara manual. Setelah diluncurkan, sistem AI dapat mengikuti subjek dan menjalankan berbagai mode penerbangan otomatis yang tersedia.

Saat terbang, alat ini tidak memerlukan kontroler atau kemampuan mengendalikan drone secara manual. Pengguna cukup meluncurkan alat, lalu sistem AI akan melacak subjek dan menjalankan berbagai mode penerbangan otomatis yang tersedia.

Jangan lewatkan: Perbandingan DJI Osmo Action 6 vs Osmo Action 5 Pro: Apakah Worth Upgrade?

Review HOVERAir VERSA
credit: hoverair

Kamera dan Sistem Gimbal 3-Axis

Kamera menjadi salah satu daya tarik utama karena modul yang sama dapat digunakan baik saat alat dipegang di tangan maupun saat terbang. Sistem gimbal mekanis 3-sumbu membantu menjaga rekaman tetap stabil saat VERSA digunakan sebagai kamera genggam maupun saat menghasilkan rekaman udara.

Untuk mendukung kualitas gambar, perangkat ini menggunakan pemroses gambar yang disebut HOVERAir sebagai “pemroses gambar terkemuka di industri”. Pemrosesan ini dirancang untuk mempertahankan detail pada area terang dan gelap dalam kondisi kontras tinggi seperti lampu neon, matahari terbenam, maupun pemandangan dengan perbedaan cahaya ekstrem. Selain itu, HOVERAir mengklaim rekaman low-light tetap bersih dan terlihat alami.

Walaupun kemampuan pencitraannya cukup menjanjikan, beberapa spesifikasi kamera masih belum diumumkan secara resmi. Informasi mengenai ukuran dan jenis sensor, resolusi foto, resolusi video, aperture, panjang fokal, sudut pandang, codec, kedalaman bit, serta format rekaman masih belum tersedia. Kemampuan 4K juga sempat diperkirakan berdasarkan cuplikan teaser yang beredar. Namun, angka tersebut belum dapat dianggap sebagai spesifikasi resmi karena HOVERAir belum mengonfirmasi hal tersebut.

AI Tracking, Intelligent Flight Modes, dan AI Framing

Saat terbang, alat ini mengandalkan AI Tracking Engine untuk mengenali posisi subjek lalu mengikutinya ketika bergerak. Pengguna tidak perlu mengendalikan drone secara manual karena setelah diluncurkan, sistem dapat mengikuti subjek sambil menjalankan gerakan penerbangan otomatis untuk menghasilkan perspektif yang lebih dinamis.

Tersedia juga lebih dari 10 mode penerbangan cerdas yang memungkinkan pengguna membuat berbagai jenis rekaman tanpa harus memiliki pengalaman menerbangkan drone. Pendekatan ini membuatnya cocok untuk kreator solo, pelancong, vlogger, maupun pengguna yang ingin mengambil rekaman udara tanpa membawa kontroler dan tanpa kurva pembelajaran yang rumit.

Selain fitur pelacakan, tersedia juga AI Framing yang membantu menentukan komposisi gambar secara otomatis. Fitur ini menganalisis lingkungan sekitar lalu memberikan rekomendasi posisi kamera yang dianggap paling sesuai. Setelah pembingkaian ditentukan, sistem dapat memanfaatkan pemotongan cerdas untuk menjaga komposisi tetap seimbang.

Dengan kemampuan tersebut, alat tidak hanya mengikuti subjek, tetapi juga membantu pekerjaan yang biasanya dilakukan oleh operator kamera. HOVERAir bahkan menggambarkannya seperti memiliki sinematografer pribadi yang membantu memberikan arahan pembingkaian. Meskipun begitu, keputusan dan kontrol akhir tetap dapat disesuaikan oleh pengguna.

Jangan lewatkan: 10 Action Camera dengan Ketahanan Baterai Terlama di 2026

Fitur HOVERAir VERSA
credit: hoverair

3D Worlds

Salah satu fitur yang membuat alat ini berbeda adalah 3D Worlds. Dalam mode tersebut, kamera akan melakukan penerbangan otomatis dengan pola 360 derajat di sekitar subjek atau lingkungan. Selama proses berlangsung, kamera mengambil gambar dari berbagai sudut sehingga sistem dapat membangun kembali adegan yang direkam dalam bentuk tiga dimensi.

Hasil rekonstruksi tersebut kemudian dapat dilihat dari berbagai sudut menggunakan perangkat yang mendukung pengalaman 3D. Jadi, pengguna tidak hanya melihat foto dari satu perspektif, tetapi juga bisa menjelajahi kembali tempat atau lingkungan yang direkam dalam bentuk tiga dimensi. Fitur ini dapat digunakan untuk mengabadikan lokasi, perjalanan, maupun lingkungan tertentu.

Baterai dan Kemampuan Terbang

Mengenai daya, kapasitas baterai perangkat ini masih belum diumumkan. Informasi mengenai kapasitas baterai dan waktu terbang juga masih tercatat sebagai spesifikasi yang belum diketahui. Detail mengenai sistem pengisian daya juga belum dijelaskan. Karena itu, daya tahan baterai dan durasi terbang masih belum dapat dipastikan hingga spesifikasi resmi dirilis.

Mengenai kemampuan terbang, VERSA dirancang untuk menghasilkan rekaman udara secara otomatis tanpa memerlukan kemampuan mengendalikan drone secara manual. Namun, informasi mengenai kemampuan teknis penerbangannya masih belum diumumkan secara lengkap.

Meskipun begitu, detail kemampuan terbangnya masih belum lengkap. Informasi mengenai ketahanan angin, sensor penghindaran rintangan, sensor penghindaran objek, batas pelacakan, perilaku kembali, serta kemampuan terbang dalam kondisi tertentu masih belum tersedia. Berat akhir perangkat juga belum dikonfirmasi sehingga klaim bobot di bawah 250 gram masih belum dapat dianggap sebagai informasi resmi.

Jangan lewatkan: Spesifikasi Resmi GoPro Mission 1 Pro: Kamera Action 8K dengan Chip GP3

Harga HOVERAir VERSA

Harga HOVERAir VERSA
credit: hoverair

Hingga saat ini, HOVERAIR belum mengumumkan harga resmi VERSA. Pihak HOVERAir hanya menyebutkan bahwa informasi lebih lanjut mengenai produk akan diumumkan kemudian. Pengguna juga dapat mendaftarkan email untuk mendapatkan pembaruan. Dengan begitu, belum ada harga eceran resmi yang bisa dijadikan patokan untuk pasar global maupun Indonesia.

Di sisi lain, sejumlah analisis memperkirakan harga dasar VERSA berada di kisaran US$599–699. Harga peluncuran awal diperkirakan sekitar US$549–599, sedangkan paket creator yang lebih lengkap diperkirakan sekitar US$749–849.

Namun, angka tersebut masih sebatas estimasi dan bukan harga resmi dari HOVERAir. Perkiraan tersebut dibuat berdasarkan perbandingan dengan produk seperti HOVERAir X1 PRO, X1 PROMAX, DJI Osmo Pocket 3, dan DJI Neo, sehingga sebaiknya tidak dianggap sebagai patokan harga akhir.

Jangan lewatkan: 15 Rekomendasi Action Camera Terbaik di 2026

Penutup

HOVERAir VERSA menawarkan konsep yang cukup berbeda karena menggabungkan kamera genggam dengan kamera terbang dalam satu perangkat. Fitur pendukung meliputi gimbal 3-axis, AI Tracking, lebih dari 10 mode penerbangan cerdas, AI Framing, hingga 3D Worlds.  Meskipun begitu, beberapa spesifikasi penting seperti kapasitas baterai, durasi terbang, sensor kamera, penyimpanan, chipset, dan harga resmi masih belum diumumkan.

Jika Anda mencari action camera terbaik untuk menemani aktivitas dan kebutuhan membuat konten, berbagai pilihan kamera dan aksesori pendukung bisa Anda temukan di Thecuy.com. Pilih perangkat yang sesuai kebutuhan agar aktivitas merekam video maupun membuat konten jadi lebih praktis dan seru.

Jangan lewatkan Info Gadget lainnya di Info Gadget terbaru

Terima kasih sudah mengunjungi thecuy. 🙂

Tinggalkan Balasan