Media Kampung, Bandarlampung – Banyak orang sering terbangun di tengah malam dan kesulitan untuk kembali tidur.
Para ahli kesehatan tidur memberikan penjelasan medis tentang siklus tidur, menunjukkan bahwa kondisi ini terkait dengan perubahan alami tubuh selama tidur berlangsung.
Vishal Dasani, seorang pelatih tidur bersertifikat dan praktisi Cognitive Behavioral Therapy for Insomnia (CBT‑I), menjelaskan bahwa pada awal malam tubuh masih memiliki dorongan tidur atau sleep pressure yang tinggi.
Dorongan ini membuat seseorang lebih mudah terlelap segera setelah berbaring.
Namun, setelah beberapa jam tidur, kebutuhan istirahat tubuh sebagian telah terpenuhi sehingga tekanan tidur mulai berkurang.
Akibatnya, ketika seseorang terbangun di tengah malam, tubuh tidak lagi memiliki dorongan tidur sekuat saat awal tidur.
Selain itu, ritme sirkadian tubuh secara bertahap mulai mengarah pada fase bangun.
Menjelang pagi, kadar hormon melatonin yang membantu proses tidur mulai menurun, sementara hormon kortisol yang meningkatkan kewaspadaan perlahan meningkat.
Dia mengatakan melalui Instagram @vishal.dasani: “Melatonin mulai turun, kortisol mulai naik menjelang pagi, dan tidur menjadi lebih ringan. Tapi, yang sering bikin makin sulit tidur lagi adalah setelah bangun otak mulai berpikir, ‘Kenapa saya bangun lagi ya? Besok gimana? Kalau tidur sekarang masih dapat berapa jam ya?’,”
Vishal menambahkan, faktor lain yang sering memperburuk kondisi tersebut adalah munculnya pikiran berlebihan setelah terbangun.
Kekhawatiran seperti memikirkan sisa waktu tidur atau kondisi tubuh keesokan harinya justru memicu sistem kewaspadaan tubuh menjadi lebih aktif.
Ketika sistem kewaspadaan meningkat, otak menganggap tubuh perlu tetap siaga.
Akibatnya, upaya untuk kembali tidur menjadi semakin sulit meskipun rasa lelah masih dirasakan.
Karena itu, Vishal mengimbau masyarakat untuk tidak panik ketika terbangun di tengah malam.
Menjaga pikiran tetap tenang dan tidak terlalu fokus pada kekhawatiran terkait waktu tidur dapat membantu tubuh lebih mudah kembali memasuki fase istirahat.
Sebuah penelitian tahun 2024 dalam Sleep Medicine melibatkan 1.200 peserta yang melaporkan sering terbangun di tengah malam. Hasilnya menunjukkan bahwa peserta yang menerapkan teknik relaksasi berhasil mengurangi rata-rata waktu terjaga sebesar 32 menit dan melaporkan peningkatan kualitas tidur sebesar 15%.
Sebagai contoh, seorang desainer grafis berusia 38 tahun yang sering terbangun sekitar pukul 02.30 memasuki program CBT‑I selama enam minggu. Setelah program, frekuensi bangun malamnya turun dari rata-rata 3,5 kali per minggu menjadi kurang dari sekali, dan energi siang harinya meningkat secara signifikan.
Ingatlah, pikiran yang tenang adalah kunci untuk mengatasi bangun di tengah malam. Lakukan pernapasan lembut, kurangi paparan layar, dan pertahankan rutinitas tidur yang konsisten. Kebiasaan kecil setiap malam dapat mengubah tidur yang gelisah menjadi pagi yang segar—mulai malam ini dan rebut kembali tidur Anda.
Baca juga Berita lainnya di News Page

Saya adalah jurnalis di thecuy.com yang fokus menghadirkan berita terkini, analisis mendalam, dan informasi terpercaya seputar perkembangan dunia finansial, bisnis, teknologi, dan isu-isu terkini yang relevan bagi pembaca Indonesia.
Sebagai jurnalis, saya berkomitmen untuk:
Menyajikan berita yang akurasi dan faktanya terverifikasi.
Menulis dengan bahasa yang mudah dipahami, namun tetap menjaga integritas jurnalistik.
Menghadirkan laporan mendalam yang memberi perspektif baru bagi pembaca.
Di thecuy.com, saya tidak hanya melaporkan berita, tetapi juga berupaya menganalisis tren agar pembaca dapat memahami konteks di balik setiap peristiwa.
📌 Bidang Liputan Utama:
Berita Terbaru & ekonomi, keuangan.
Perkembangan teknologi dan inovasi digital.
Tren bisnis dan investasi.
Misi saya adalah membantu pembaca mendapatkan informasi yang cepat, akurat, dan dapat dipercaya, sehingga mereka bisa membuat keputusan yang lebih cerdas dalam kehidupan sehari-hari maupun dunia usaha.
📞 Kontak
Untuk kerja sama media atau wawancara, silakan hubungi melalui halaman Kontak thecuy.com atau email langsung ke [email protected].