CabaiRawit Meroket di Pasar Induk Pare Kediri, Harga Fluktuatif

By Jurnalis Berita

🌍 Translate this article:

Harga cabai di Pasar Induk Pare, Kediri, mengalami perubahan signifikante pada Senin, 6 Juli 2026. Varietas Cabai Merah Besar (CMB) mengalami penurunan harga, sementara Cabai Merah Keriting (CMK) dan Cabai Rawit Merah (CRM) naik meskipun jumlah pasokan semuanya berkurang drastis. Ketua APCI Kab. Kediri, Suyono, menjelaskan ketersediaan CMB hanya 5 ton, turun 72,2% dari rata-rata 18 ton. Harganya turun drastis: Gada EVO dari Rp2.000 ke Rp22.000, Biola F1 Rp1.000 menjadi Rp21.000, dan Sandi 108 F1 Rp3.000 menjadi Rp19.000.

Pasokan CMK berkurang drastis menjadi 1,5 ton dari 10 ton. Harganya naik: Bogos 1×1 F1 dari Rp2.000 ke Rp25.000, Sbad 46 Rp2.000 menjadi Rp23.000. Untuk CRM, pasokan turun 60% menjadi 14 ton dari 35 ton, tetapi harga melonjak: Brengos 99 Rp31.000 naik Rp11.000, Asmoro 043 Rp38.000 menjadi Rp49.000, TUMI 99 Rp35.000 ke Rp47.000, dan Juwita 25 F1 Rp35.000 ke Rp49.000.

Suyono menilai penurunan harga CMB disebabkan oleh permintaan pasar yang lebih rendah dibanding CMK dan CRM. Industri dan pedagang lebih fokus pada cabai keriting dan rawit. Pasokan yang tersisa dari Kediri, Malang, Blitar, dan Jawa Tengah digunakan untuk pasar modern dan tradisional. APCI memprediksi fluktuasi akan terus terjadi tergantung cuaca dan permintaan. Suyono meminta petani untuk tetap memantau dinamika harga dan mem 하더라도 kualitas.

Baca juga Berita lainnya di News Page

Tinggalkan Balasan