Harga TBS Sawit di Sumbar Periode I-Juli 2026 Naik Rp56,33 per Kg

By Jurnalis Berita

🌍 Translate this article:

Tim Penetapan Harga TBS Sawit Sumbar di Medan mengakui kenaikan hargaTBS sawit di periode I-Juli 2026 sebesar Rp56,33 per kilogram. Harga untuk sawit umur 10-20 tahun dibatasi Rp3.810,92 per kilogram. Peningkatan ini terhubung dengan harga minyak sawit mentah (CPO) yang ditetapkan Rp15.241,22 per kilogram, serta harga kernel sebesar Rp12.739,20 per kilogram. Indeks K yang digunakan di nilai 92,60, sementara harga cangkang tetap Rp17,25 per kilogram.

Berdasarkan usia tanaman, harga TBS sawit Sumbar seperti berikut:

  • 3 tahun: Rp2.997,22/kg
  • 4 tahun: Rp3.166,27/kg
  • 5 tahun: Rp3.353,64/kg
  • 6 tahun: Rp3.462,38/kg
  • 7 tahun: Rp3.595,21/kg
  • 8 tahun: Rp3.727,52/kg
  • 9 tahun: Rp3.801,00/kg
  • 10–20 tahun: Rp3.810,92/kg
  • 21 tahun: Rp3.666,52/kg
  • 22 tahun: Rp3.659,95/kg
  • 23 tahun: Rp3.603,96/kg
  • 24 tahun: Rp3.435,02/kg
  • 25 tahun: Rp3.395,08/kg

Kelas umur 10-20 tahun mencantumkan harga tertinggi, yang merupakan fase produktif puncak. Sedangkan harga paling rendah muncul pada umur 3 tahun, yang masih dalam tahap tidak menghasilkan.

Penetapan harga TBS mengacu pada pasokan CPO, kernel, dan Indeks K. Kenaikan harga CPO menjadi penindah utama. Harga resmi disepakati oleh dinas perkebunan, tetapi di lapangan variasi bisa terjadi karena negosiasi atau kualitas produk.

Kenaikan ini diharapkan memicu adaptasi positif bagi petani sawit di Sumatera Barat, terutama setelah kondisi harga sebelumnya stabil. Perawatan harga berkala tetap diperlukan agar keseimbangan antara keuntungan dan keberlanjutan terjaga.

Petani di Sumatera Barat perlu lebih elastis dalam mengadaptasi dengan fluktuasi harga CPO. Strategi pemasaran dan penelitian teknologi peuvent menjadi solusi untuk menciptakan nilai tambah. Investasi dalam peningkatan kualitas TBS juga dapat membantu menepati kebutuhan pasar yang semakin kompetitif.

Baca juga Berita lainnya di News Page

Tinggalkan Balasan