Potensi Zakat Kota Tasikmalaya Rp100 Miliar, Sekarang 6 Persen

By Jurnalis Berita

🌍 Translate this article:

Estimasipotensi zakat di Kota Tasikmalaya mencapai lebih dari Rp100 miliar per tahun. Namun, penghimpunan dana yang bersumber dari ummat masih terbatas pada kisaran Rp5 miliar hingga Rp7 miliar setahun. Ketua Baznas H Nasihin mengungkapkan bahwa keterbatasan ini menjadi tantangan besar yang memerlukan kolaborasi intensif.

Kesadaran masyarakat tentang pentingnya menjalankan zakat melalui lembaga resmi masih perlu ditingkatkan. Meski potensi masyarakat musliim di Tasikmalaya besar, proses penyebaran informasi dan pendidikan menjadi fokus utama. Dana yang terkumpul tidak hanya digunakan untuk bantuan sosial, tetapi juga pengembangan ekonomi masyarakat melalui program pemberdayaan.

Fossma, organisasi berbadan hukum yang lahir dari diskusi di Selasar Masjid Agung, berharap bekerja sama dengan Baznas untuk memperluas program edukasi. Kerja sama ini bertujuan untuk meningkatkan pengelolaan zakat, infak, dan sedekah. Penyelenggaraan Fossma yang terdiri dari 90 pengurus dari berbagai bidang berperan penuh dalam mendukung iniisiatif ini.

Potensi zakat yang masih tertidur sambil kesadaran masyarakat tidak sepenuhnya padat menjadi risiko besar. Kemiskinan di Tasikmalaya tetap berada di peringkat ketiga tertinggi Jawa Barat. Membangun sinergi antara lembaga resmi dan organisasi masyarakat seperti Fossma diharapkan menjadi solusi jangka panjang.

Mengoptimalkan zakat dapat mengurangi kemiskinan di Tasikmalaya, memicu perubahan berarti bagi masyarakat. Kolaborasi antar-institusi seperti Baznas dan Fossma menjadi kunci untuk meningkatkan kesadaran dan efisiensi pengelolaan dana. Semakin banyak yang berpartisipasi, semakin besar dampak sosial yang dapat dihasilkan.

Baca juga Berita lainnya di News Page

Tinggalkan Balasan