DPRD di PAD Kota Tasikmalaya Seret Ingatkan Efisiensi Jangan Lumpuhkan Program

Jurnalis Berita

By Jurnalis Berita

Pemerintah KotaTasikmalaya mengunci eksekusi anggaran melalui Sistem Informasi Pemerintahan Daerah (SIPD) sementara. Langkah ini bertujuan untuk memastikan kinerja anggaran tetap stabil sehingga masalah tunda bayar tahun sebelumnya tidak terjadi kembali.

Wakil Ketua DPRD Kota Tasikmalaya, H Wahid, mengungkapkan kondisi keuangan daerah akan lebih jelas setelah pembahasan prognoza APBD semester pertama.

Pembahasan tersebut akan mengungkap apakah target Pendapatan Asli Daerah (PAD) bisa tercapai atau sebaliknya. H Wahid menekankan bahwa potensi PAD perlu terus dikembangkan, terutama di sektor parkir yang sebelumnya belum memberikan kontribusi optimal.

Tapi, peningkatan potensi tersebut harus ditunjukkan dengan hasil nyata, bukan hanya target yang tertulis. “Kalau parkir melibatkan pihak ketiga, pertanyaan utamanya apakah bisa meningkatkan PAD atau hanya mengejar target saja. Sekarang target parkir seringkali tidak tercapai,” kata H Wahid Selasa (30/6/2026).

Komisi-komisi DPRD telah memanggil organisasi perangkat daerah (OPD) untuk memastikan target PAD dalam APBD bisa diwujudkan. Semua perangkat daerah diperintahkan untuk eksekusi target pendapatan yang ditetapkan.

Penguncian SIPD juga dilakukan sebagai strategi untuk mencegah pemerintah kembali terpukul bayar anggaran yang belum didukung kemampuan fiskal.

H Wakid menilai, fokus pemerintah hingga pertengahan tahun ini masih pada penyelesaian tunda bayar 2025. Keberadaan kewajiban tersebut memaksa pelaksanaan program anggaran 2026 ditarik.

Jika realisasi PAD hingga pertengahan tahun belum mencapai 50% target, peluang efisiensi anggaran semakin tinggi. Karena sebagian dana tahun ini juga digunakan untuk membayar kewajiban 2025.

Di situasi ini, pemerintah harus tetap fleksibel dalam mengelola anggaran agar keuangan daerah tetap stabil. Hal ini penting agar program krusial bisa berjalan tanpa penundaan.

Baca juga Berita lainnya di News Page

Tinggalkan Balasan