Ketua Harian Dekranas: Pewarna Alami Meningkatkan Nilai Jual Tenun TTU

Jurnalis Berita

By Jurnalis Berita

Tri Tito Karnavian, Kepala Dewan Kerajinan Nasional (Dekranas), mengadakan pelatihan tentang penggunaan pewarna alami dan teknik pencelupan benang untuk kain tenun di Timor Tengah Utara (TTU), Nusa Tenggara Timur (NTT). Aktivitas ini bertujuan untuk mendorong perajin meningkatkan nilai ekonomis produk mereka melalui inovasi kreatif. “Kami ingin menjangkau pasar nasional hingga internasional dengan peningkatan kualitas dan daya kompetitif, seperti membuat pewarna alami,” ujarnya saat membuka acara di Gedung Dekranasda TTU Kamis (25/6/2026).

Tenun dikenal sebagai ciri khas budaya dengan nilai ekonomis yang signifikan. Perajin diharapkan mengembangkan kreasi agar produk tetap relevan pasar sambil mempertahankan karakter daerah. Tri menekankan bahwa inovasi pewarnaan alami bisa menjadi solusi, dengan bahan organik yang ramah lingkungan. “Industri ini mendukung kelestarian alam dengan mengurangi material sintetis,” tambahnya.

Program ini merupakan kolaborasi antara Dekranas dan Pokja II TP PKK Pusat. Banyak banguntan, seperti Kementerian Dalam Negeri dan Bank Indonesia, memberikan dukungan peralatan dan bahan baku. Tri menyebut beberapa wilayah di NTT telah sukses mengembangkan tenun berbasis pewarna alami, yang dikenal di pasar global. “Pengalaman mereka bisa menjadi motivasi bagi perajin TTU untuk meningkatkan kualitas dan mempromosikan di ajang pameran,” katanya.

Tri berharap hasil pelatihan langsung diterapkan dalam produksi nyata. “Mudah-mudahan hasilnya bisa ditampilkan di pertamuan HUT Dekranas Makassar dan mendapatkan rekomendasi positif,” tegasnya.

Bantuan apa pun dari Kementerian Dalam Negeri, Dekranas, serta Bank Indonesia, yang DIMSISIH oleh Kerja Sama Pokja II TP PKK Pusat, telah disediakan. Penerimaan meliputi peralatan dan benang sebagai bahan baku. Presensi juga mengandung Wakil Bupati TTU, anggota TP PKK, dan para perajin setempat.

Baca juga Berita lainnya di News Page

Tinggalkan Balasan