Aliansi PPPK Paruh Waktu Meminta Pemkot Tasikmalaya Bijak Sebelum CPNS Dibuka

Jurnalis Berita

By Jurnalis Berita

Aliansi PPPK Paruh Waktu Kota Tasikmalaya mendatangkan panggilan kepada pemerintah kota untuk prioritas menyelesaikan isu status pegawai mereka sebelum proses rekrutmen CPNS 2026. Wakil ketua alians, Asep Setiawan, menyatakan kepercayaan penuh pada keputusan lembaga terkait, meskipun harapan utamanya tetap pada penyelesaian yang lebih cepat untuk ribuan pekerja PPPK paruh waktu yang masih tidak memiliki kesempatan yang jelas.

Asep menegaskan kekhawatiran mereka terhadap kemungkinan tidak adanya jaminan keberlanjutan status jika dipilih untuk CPNS. Ia meminta pemerintah memberikan garansi bahwa pegawai PPPK paruh waktu tetap terjaga meskipun tidak lolos seleksi. Perencanaan rekrutmen CPNS tahun 2026 masih belum resmi dibuka, sehingga tim aliansi terus berkoordinasi dengan Badan Kepegawaian untuk mendapatkan informasi resmi tentang jadwal dan mekanisme seleksi.

DPRD Kota Tasikmalaya telah mengingatkan pemerintah untuk fokus pada penyelesaian isu PPPK paruh waktu sebelum membuka formasi CPNS baru. BKPSDM juga telah menyarankan 90 formasi ASN, tetapi prosesnya masih menunggu persetujuan Kementerian PAN-RB. Asep berharap pengumuman resmi tentang CPNS akan keluar cepat agar yang berkelanjutan usia bisa persiapkan diri dengan tenang.

Proses ini memerlukan kesadaran bersama dari semua pihak. Keberlanjutan pekerja PPPK paruh waktu tidak boleh menjadi ancaman bagi kemandirian aparatur daerah. Pemerintah harus menunjukkan komitmen dalam memberikan solusi yang fair dan cepat. Semua pihak harus bekerja sama untuk mencegah ketidakpastian yang bisa merugikan masyarakat.

Arah utama harus tetap pada kebutuhan untuk stabilitas kerja bagi ribuan pekerja PPPK. Solusi ini tidak hanya menguntungkan pihak aliansi, tetapi juga mendukung ketahanan aparatur lokal. Harapan utamanya adalah agar kebijakan pemerintah bisa sepenuhnya berfokus pada penguatan kepegawaian yang sudah ada.

Baca juga Berita lainnya di News Page

Tinggalkan Balasan