SMK Swasta di Tasikmalaya Gelar Istigasah, Minta Keadilan dalam SPMB

Jurnalis Berita

By Jurnalis Berita

SMK Swasta di Tasikmalaya mengaksikan istigasah bersama kepala sekolah dan guru, hari Kamis (25/6/2026). Acara ini bertujuan mengungkapkan kekhawatiran terhadap sistem penerimaan murid baru (SPMB) yang dianggap tidak menghormati kebutuhan sekolah swasta.

Nandang Ali Nurjaman, ketua FKKS SMK Swasta, menyatakan istigasah sebagai penegasan kepada Tuhan Allah agar pihak yang berkeputusan memberikan perhatian lebih seimbang bagi sekolah swasta. Ia menekankan bahwa SPMB hingga saat ini belum memberikan manfaat nyata bagi pendaftaran peserta didik baru di lingkungan swasta.

Berdasarkan informasi yang diolah FKKS, jumlah pendaftar tetap stabil meski penumukan hasil SPMB tahap pertama sudah berlangsung. Keterbatasan ruang kelas atau penambahan rombongan di sekolah negeri dianggap bisa menyempit kesempatan sekolah swasta.

Nandang menegaskan, Tasikmalaya memiliki 48 SMK swasta siap mengelola calon peserta didik yang tidak dapat ditangani sekolah negeri. Ia meminta pemerintah mempersatukan peran sekolah swasta sebagai solusi alternatif.

Kebijakan SPMB perlu dioptimalkan agar tidak mengabaikan potensi sekolah swasta dalam mendukung pendidikan. Kemudian, FKKS siap melanjutkan dengan mengajukan ke Gubernur dan DPRD untuk mendorong kebijakan yang lebih inklusif.

Peran SMK swasta tetap penting dalam memperluas akses pendidikan. Keberadaannya memberikan kontribusi signifikan dalam peningkatan kualitas kehidupan masyarakat di Tasikmalaya. Pemberdayaan pemerintah untuk mendukung sekolah swasta menjadi solusi strategis dalam menciptakan kesetaraan pendidikan.

Baca juga Berita lainnya di News Page

Tinggalkan Balasan