Trotoar ambruk di Pasar Mambo, Tasikmalaya, sudah setahun dan dapat diarahkan.

Jurnalis Berita

By Jurnalis Berita

Trotoar di Jalan Empang, Pasar Mambo, Tasikmalaya pecah sejak Oktober 2025. Hingga Juni 2026, lubang lebar tiga meter masih tidak diperbaiki. Kerusakan awal terjadi saat hujan deras sempat menyusuri kota. Lapisan beton yang poros mengungkapkan saluran irigasi usang, sehingga lubang mencapai kedalaman satu meter. Vendor sekitar area mengkhawatir karena fasilitas umum ini penting untuk aktivitas mereka. Meski petugas berulang kali melakukan pengukuran, perbaikan belum dilakukan. Salah satunya mengajukan keluhan pada DPRD, tetapi dilandasi dengan perjelasan tentang proses penganggaran. DPRD Kota Tasikmalaya menyatakan perbaikan terhambat karena kesenangan anggaran. Biaya estimasi Rp400 juta. Warga dan pedagang wajib bersabar hingga dana tersedia. Hery Nugraha, ketua Bidang Jalan dan Jembatan PUTR, menjelaskan rencana sudah siap tetapi pelaksanaan ditunda. Vendor mengakui kondisi ini berpotensi berbahaya bagi masyarakat.

Baca juga Berita lainnya di News Page

Tinggalkan Balasan