F1 Austria 2026: Kembali ke format konvensional, tim-selanjut siapkan strategi baru

Jurnalis Berita

By Jurnalis Berita

Media Kampung – F1 Austria 2026 kembali menggunakan format klasik setelah tiga musim terlalu berapa menggunakan Sprint Race. Penyesuaian ini memberikan kesempatan lebih luas bagi tim untuk mengoptimalkan pengaturan mobil di Sirkuit Spielberg, yang dikenal dengan track pendek, lurus panjang, dan area pengereman intens. Perbedaan waktu sebesar seratus detik saja mampu mengubah posisi di kualifikasi.

Sirkuit sepanjang 4.326 km hanya memiliki 10 kurun, terkecil di kalender F1 modern. Kurun 2, 5, dan 8 malah tidak dikategorikan karena dilahap penuh kecepatan. Namun, Spielberg menyisipkan tantangan fisik berat dengan perbedaan elevasi vertikal 69 meter dan kemiringan kantung curam di Kurun 3 dan 4. Kondisi ini memaksa roda racun terangkat serta menguji keandalan traksi serta sistem frein.

Penggantian pendinginan rem yang sangat tinggi nantinya menguras pendinginan ban depan, yang sulit mencapai suhu ideal kualifikasi. Permukaan lintasan pernah panas hingga 55.1 derajat Celsius, ditambah cuaca berubah yang memungkinkan hujan pertama musim ini.

Bos Mercedes-AMG Petronas F1 Team, Toto Wolff, membenarkan timnya membawa komponen baru ke Austria untuk meningkatkan kinerja dan keamanan. “Kami tidak diam, akan membawa pembaruan ke Austria akhir pekan ini fokus pada peningkatan kinerja dan keamanan. Persaingan sangat ketat, dan akan lebih ketat di Spielberg karena panjang lap pendek. Kami perlu menyusun akhir pekan yang lebih optimal daripada balapan-balapan terakhir, tapi jika kami tampil maksimal, kami yakin bisa menantang untuk meraih kemenangan,” ujar Wolff.

Scuderia Ferrari juga optimis. Fred Vasseur bersuara, timnya punya tren positif tapi tetap siap kerja. “Kami tiba di Austria dengan percaya diri karena penampilan positif kami, tapi kami sadar masih banyak pengembangan. Kami akan menghadapi akhir pekan ini dengan metode yang sama sejak awal musim, tujuannya menjelajahi sesi yang bersih di semua aspek,” jelas Vasseur.

Alpine fokus memperbaiki kekurangan di kualifikasi. Steve Nielsen mendengar start position sangat penting di sirkuit pendek. “Kami tahu di mana kekuatan dan kekurangan mobil kami serta area yang perlu dikaji. Pastilah kualifikasi adalah area yang perlu kami tingkatkan. Meskipun begitu, bahkan dengan mobil dari posisi start yang kurang, kami sudah punya hasil baik hari Minggu dan bisa meraih poin,” ujar Nielsen.

McLaren melakukan pembaruan kecil di sektor belakang dan sayap eksperimental. Neil Houldey, Technical Director McLaren, memberikan tahu, “Untuk ajang ini, kami fokus pada pembaruan kecil di sudut belakang serta sayap eksperimental yang akan diuji Selasa. Kami juga siap menghadapi cuaca basah, momen pertama ini musim ini.”

Jadwal sesi F1 Austria 2026:

  • FP1 Jumat 18.30–19.30 WIB
  • FP2 Jumat 22.00–23.00 WIB
  • FP3 Sabtu 17.30–18.30 WIB
  • Kualifikasi Sabtu 21.00–22.00 WIB
  • Balapan Utama (71 lap) Minggu 20.00 WIB

Persiapan teknis dan strategi diuji sejak FP1 Jumat sebelum puncak di balapan Minggu. Dengan format klasik dan persaingan ketat, F1 Austria 2026 di Spielberg diprediksi membawa dinamika balapan yang intens.

Baca juga Berita lainnya di News Page

Tinggalkan Balasan