Kota Tasikmalaya, Thecuy.com – Keterlambatan penyebaran honor bagi pembina Program One Hour One Ayat (OHAN) telah menjadi masalah bagi pengasuh pondok pesantren. Keluaran dana yang ketergantungan di pemerintah sebabkan ketimpangan dalam pembiayaan program ini yang bertujuan mendukung pembinaan Agama Islam.
Menurut Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setda, Asep Dudi, keterlambatan ini muncul karena kesulitan dalam sistem administrasi dan kondisi anggaran daerah yang harus ditingkatkan. “Mekanisme pembayaran Program OHAN dimulai pada akhir 2025, sehingga proses pencairan memasuki tahun anggaran 2026 menghadapi rintangan teknis,” ujarnya.
Pencairan yang mencapai Rp168 juta harus dilakukan secara bertahap karena batas Ganti Uang (GU) di Bagian Kesra hanya Rp30 juta. Proses ini memakan waktu hingga enam kali perjuangan. Pada awal 2026, pembayaran bulan Januari gagal dilakukan karena mekanisme Tambah Uang (TU) belum siap. Bulan berikutnya, GU menjadi penghalang baru.
Perubahan prioritas anggaran pemerintah daerah akibat efisiensi keuangan juga memengaruhi keterlambatan. Sebelumnya, dana untuk Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) diproses lebih cepat, sementara OHAN ditunda. Asep menegaskan bahwa honor untuk Mei masih dalam proses pengajuan, sementara honorbulan lain sudah diproses bertahap.
Belum ada data riset terbaru yang mendukung solusi teknologi digital untuk mempercepat proses. Namun, studi kasus dari kota Bandung menunjukkan implementasi sistem tracking digital yang mengurangi keterlambatan sebesar 40% dalam program sosial.
Asep meminta pesantren bersabar karena pemerintah tetap berkomitmen menyelesaikan proses. “Kondisi keuangan daerah sulit, tetapi proses pembayaran tetap berjalan,” ujarnya.
Krisis administrasi dalam kewajiban anggaran menjadi tantangan bagi program sosial. Efisiensi pengelolaan dana lokal bisa menjadi solusi untuk menghindari keterbatasan. Transparansi dalam proses pembiayaan penting agar program seperti OHAN tidak menjadi beban bagi masyarakat.
Baca juga Berita lainnya di News Page

Saya adalah jurnalis di thecuy.com yang fokus menghadirkan berita terkini, analisis mendalam, dan informasi terpercaya seputar perkembangan dunia finansial, bisnis, teknologi, dan isu-isu terkini yang relevan bagi pembaca Indonesia.
Sebagai jurnalis, saya berkomitmen untuk:
Menyajikan berita yang akurasi dan faktanya terverifikasi.
Menulis dengan bahasa yang mudah dipahami, namun tetap menjaga integritas jurnalistik.
Menghadirkan laporan mendalam yang memberi perspektif baru bagi pembaca.
Di thecuy.com, saya tidak hanya melaporkan berita, tetapi juga berupaya menganalisis tren agar pembaca dapat memahami konteks di balik setiap peristiwa.
📌 Bidang Liputan Utama:
Berita Terbaru & ekonomi, keuangan.
Perkembangan teknologi dan inovasi digital.
Tren bisnis dan investasi.
Misi saya adalah membantu pembaca mendapatkan informasi yang cepat, akurat, dan dapat dipercaya, sehingga mereka bisa membuat keputusan yang lebih cerdas dalam kehidupan sehari-hari maupun dunia usaha.
📞 Kontak
Untuk kerja sama media atau wawancara, silakan hubungi melalui halaman Kontak thecuy.com atau email langsung ke admin@thecuy.com.