Porsche Taycan Menawarkan Fitur E-Shift Virtual, Menghasilkan Sensasi Mobil Konvensional

Jurnalis Berita

By Jurnalis Berita

Porsche Taycan terima pengembangan besar yang memperkenalkan sistem transmisi virtual bernama E-Shift. Fitur inilah memungkinkan mobil listrik ini menyimulasikan gerakan gigi seperti kendaraan dengan mesin tradisional, lengkap dengan sensasi gerakan dan efek الفرملة. Konsep ini diinspirasi dari tren kendaraan listrik performa tinggi yang semakin menekankan interaksi pengemudi, seperti Hyundai Ioniq 5 N yang sebelumnya menerapkan desain serupa.

E-Shift dapat diaktifkan melalui tombol khusus di pembin atau dengan paddle shifter untuk menyetujui gigi secara manual. Layar digital menunjukkan tachometer dan indikator gigi, sehingga pengemudi merasakan pengalaman serupa dengan mobil otomotif.

Pembaruan tambahan mencakup sistem infotainment Porsche Digital Interaction. Antarmuka tampil lebih sederhana dengan ikon minimalis, animasi dinamis, serta model 3D mobil yang berputar sesuai konfigurasi. Fitur ini mempermudah akses pengaturan kendaraan. Kabin lebih futuristis dengan dukungan aplikasi pihak ketiga, pembaruan remote, dan asisten suara berbasis AI.

Performa Porsche Taycan juga mengalami peningkatan. Arus listrik meningkat hingga 1300A, tenaga mencapai 600 kW (setara 804 dk) dengan torsi maksimal 1270 Nm. Mode Attack menghasilkan hingga 978 dk cepat. Di Eropa, ada opsi ban khusus yang menambah jarak hingga 20 km. Baterai 105 kWh memungkinkan perjalanan lebih dari 700 km berdasarkan standar WLTP.

Porsche pertama kali memasang Manthey Kit untuk Taycan Turbo GT dengan Paket Weissach. Kit ini meningkatkan aerodinamika dan performa menggunakan komponen karbon. Visualnya lebih agresif dengan sayap belakang, side skirt lebar, ventilis fender, serta pelek 21 inci ringan. Sistem pengereman juga diperkuat untuk mendukung kemampuan di jalan anSpeedy.

Harga mulai dari Rp1,4 miliar untuk varian standar, sementara Turbo GT dijual dengan harga tertinggi hingga Rp4 miliar.

Inovasi Porsche Taycan melebih dari transportasi, memberikan pengalaman berkendara yang dinamis. Teknologi virtual seperti E-Shift membuka ruang untuk pengemudi merasakan keunikan mobil listrik, bukan hanya efisiensi. Dengan pembaruan seperti ini, mobil listrik pun bisa menyertai sensasi khas kendaraan otomotif. Pengalaman ini mungkin menjadi referensi untuk zaman depan mobil listrik yang lebih interaktif dan realistis.

Baca juga Berita lainnya di News Page

Tinggalkan Balasan