Pengakuan Pendamping Kelurahan di Kota Tasikmalaya, Nasibnya Terduga 2 Bulan

Jurnalis Berita

By Jurnalis Berita

Pendamping kelurahan di Tasikmalaya kembali menghadapi krisis penghasilan karena penghargaan yang lama tidak disetujui. Berita ini tidak terkait dengan kenaikan beban kerja, melainkan karena penghasilan yang tak pernah terbayar. Selama dua bulan terakhir, hak mereka tetap dalam status tak jelas, meskipun tugas lapangan tetap harus dilaksanakan.

Seperti yang disebutkan dalam klaim, keterbatasan informasi menjadi penyebab ketidakpastian. Salah satu pendamping yang tidak mengungkap nama mengungkapkan bahwa hingga pertengahan Juni 2026, mereka belum mendapatkan penghargaan untuk bulan Januari dan Mei. “Kami hanya ingin kepastian, bukan permintaan tambahan,” kata ia.

Masalahnya bukan hanya sebenarnya nominal yang hilang, tetapi juga konsistensi pengiriman informasi. Kelimpahan spekulasi dan ketidakpastian membuat kondisi semakin mengembang. Meskipun pemerintah mengakui kesulitan administratif, komunikasi yang terbuka diperlukan untuk mengurangi ketidakutsahan.

Banyak pendamping mengandalkan penghargaan sebagai sumber pendapatan utama keluarga. Beberapa pun mengungkapkan begitu terburuk akibat keterlambatan ini, terutama karena program pemberdayaan masyarakat yang juga terhambat. Penyelia Asosiasi Kota Pendamping Kelurahan Bidang Pemberdayaan Masyarakat, Rasyidin, menjelaskan keterlambatan karena anggaran kelurahan kurang doang akibat pengurangan transfer dana dari pusat ke daerah.

Dengan demikian, bukan hanya pendamping yang terdampak, tapi juga program sosial di tingkat kelurahan. Kebutuhan pokok keluarga terus meningkat, sementara proses birokrasi tetap membatasi solusi. Pendamping mengkhawatirkan jika kondisi ini berlanjut, kebutuhan rumah tangga mereka akan semakin sulit dipenuhi.

Saat ini, solusi yang efektif tetap menjadi prioritas. Penggunaan dana yang lebih transparan dan komunitas yang lebih aktif dalam memantau anggaran kelurahan bisa menjadi langkah awal. Pendamping merencanakan untuk terus mempertanyakan terkadang, meskipun tanpa menghakimi, untuk memastikan hak dan tanggung jawab mereka terjamin.

Baca juga Berita lainnya di News Page

Tinggalkan Balasan