Jabatan Strategis Kosong di Pemkot Tasikmalaya Diisi Segera, Tidak Tunggu SOTK Baru

Jurnalis Berita

By Jurnalis Berita

Kota Tasikmalaya memastikan pengisian jabatan pimpinan tinggi yang masih kosong akan segera dilakukan sebelum pelaksanaan SOTK baru. Langkah ini bertujuan menjaga stabilitas operasional birokrasi dan memastikan pelayanan publik tidak terganggu. Kepala BKPSDM, Gungun Pahlagunara, menekankan bahwa pejabat definitif memiliki kewenangan penuh dalam pengambilan keputusan dan pengendalian organisasi. Hal ini menjadi kebutuhan mendesak karena kekosongan puncak pimpinan bisa memicu keterpinggiran proses birokrasi.

Pelayanan masyarakat teranalogi sebagai estafet. Kalau struktur pimpinan tidak jelas, rencana akan terhambat. Pejabat yang pasti menjadi titik fokus agar birokrasi lebih responsif. Percepatan pengisian jabatan strategis bukan hanya untuk memenuhi struktur, tapi juga untuk menjaga konsistensi layanan publik.

Implementasi SOTK baru akan dimulai pada awal 2027. Prosesnya kompleks karena memerlukan pengisian jabatan melalui sistem I-Mut, penyesuaian SIASN, dan koordinasi dengan BKN serta KemenPAN-RB. Tahap-pahatnya mencakup pemetaan jabatan, pembaruan data, dan pengajuan pertimbangan teknis.

Regulasi Peraturan Daerah Nomor 1 Tahun 2026 menjadi dasar penyesuaian perangkat daerah. Di sisi lain, pembuatan infrastruktur atau investasi baru di Tasikmalaya bisa lebih efisien dengan struktur organisasi yang teratur.

Kosongan jabatan strategis di masa ini bisa memperlambat kebijakan. Namun, dengan pendanaan yang prioritas dan komitmen dari pihak pimpinan, Tasikmalaya dapat menghadapi tantangan ini dengan cepat. Kejelasan struktur pimpinan bukan hanya tentang efisiensi, tapi juga tentang kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah setempat.

Baca juga Berita lainnya di News Page

Tinggalkan Balasan