Keseluruhan dua jabatan eselon II di Pemkab Ciamis masih kosong karena pengisian tunggu arahan bupati Herdiat.

Jurnalis Berita

By Jurnalis Berita

Pemerintah kabupaten Ciamis masih menghadapi dua jabatan eselon II yang belum diisi. Posisi Kepala Bapenda dan Kepala DPRKPLH masih kosong setelah perpindahan pegawai. Aef Saefuloh yang sebelumnya menjabat Bapenda kini dipindahkan ke BPKD, sementara Giyatno yang dari DPRKPLH sekarang jadi Staf Ahli Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setda. Proses ini dilakukan melalui rotasi jabatan di 26 Mei 2026 di Gedung KH Irfan Hielmy.

Pemerintah mengharuskan pengisian jabatan ini melalui seleksi terbuka. Widiya Pranata, Kepala Bidang Pengembangan Karier, mengakui kekosongan tersebut terjadi karena rotasi saja tanpa pengangkatan kembali. Proses pengisian diplanifikasi dalam tahun 2026, tetapi waktunya masih menunggu instruksi dari kepala daerah.

Sistem seleksi terbuka masih menjadi mekanisme utama. Pemkab Ciamis belum menerapkan manajemen talenta untuk pengisian jabatan eselon II. Saat ini, jabatan Bapenda dijalankan oleh Fikriansyah sebagai pelepasana tugas, sementara DPRKPLH dipimpin Slamet Budi Wibowo.

Proses ini menunjukkan keterbatasan dalam pengelolaan tenaga bawaan. Penggantian jabatan melalui seleksi terbuka dapat memperkuat transparansi, tetapi tanpa manajemen talenta, efisiensi pengisian mungkin terhambat. Pemerintah perlu mempertimbangkan pendekatan yang lebih strategis untuk memastikan kualitas pejabat.

Kesungguhan pengisian jabatan eselon II mempengaruhi operasional pemerintah daerah. Kelancaran penugasan hanya dapat dilaksanakan jika keterbatasan burocratis dan mekanisme seleksi dipercepat. Kolaborasi dengan kepala daerah menjadi kunci untuk menyelesaikan kekosongan ini secara efektif.

Baca juga Berita lainnya di News Page

Tinggalkan Balasan