Saudara Guyub Prestasi Penuh, GEC Meriahkan Hutan ke-384 di Ciamis

Jurnalis Berita

By Jurnalis Berita

Ciamis, Thecuy.com – Pemerintah Kabupaten Ciamis membuka Upacara Peringatan Hari Jadi ke-384 pada Kamis (11/6/2026) dengan tanda penghargaan. Acara ini bukan hanya sekadar refleksi, tetapi juga penekanan pengakuan atas masyarakat dan instansi yang meraih prestasi, serta penyelenggaraan Galuh Ethnic Carnival (GEC) 2026.

Bupati Ciamis Herdiat Sunarya menekankan bahwa kemenangan yang dicapai oleh daerah ini adalah hasil kerja sama pemerintah dengan warga, terutama dalam menjaga lingkungan bersih. Ia memastikan bahwa budaya gotong royong yang sudah menjadi nilai hidup masyarakat menjadi kunci pengakuan Ciamis meraih banyak penghargaan di luar negeri.

Seperti yang disebut oleh Bupati, kebersihan lingkungan di Ciamis bisa dilaksanakan tanpa biaya besar karena masyarakat sudah kebiasa berpartisipasi. Contohnya, kebijakan pembersihan sungai dan pengelolaan sampah hanya memerlukan dukungan minimal, dan ini sudah menjadi kebiasaan yang terukuh.

“Kabupaten lain mungkin perlu menghabiskan sebagian besar dana untuk bersihkan lingkungan, sementara di Ciamis, masyarakat sendiri sudah bertanggung jawab,” ujar Bupati. Ia mengajak warga terus menjaga semangat Gotong Royong dengan slogan “Guyub Ngawangun Galuh” sebagai dasar pembangunan.

Setelah upacara, Bupati memberikan bantuan sosial secara simbolis. Kementerian Sosial memberikan dukungan untuk operasi katarak, kebutuhan hidup, serta proyek kewirausahaan bagi kelompok spesifik. Penghargaan juga diberikan ke desaan Kalijaya, Padaringan, dan Tigaherang karena efisiensi pengelolaan PBB, dengan hadiah sepeda motor.

Kecamatan Jatinagara, Cimaragas, dan Pamarican juga menerima penghargaan terkait pengelolaan keuangan. Pemerintah menunjukkan komitmen pembangunan melalui proyek SPAM di Desa Bojongmengger dan penggantian Jembatan Gedebong di jalan Cibarengkok–Tambaksari.

Ungkapan yang dihasilkan oleh upacara ini mengajak masyarakat terus berkolaborasi, terutama dalam mengatasi tantangan seperti kebersihan lingkungan. Budaya Gotong Royong tidak hanya menjadi solusi praktis, tetapi juga identitas positif yang bisa menjadi contoh bagi daerah lain.

Baca juga Berita lainnya di News Page

Tinggalkan Balasan