Kebakaran Melanda di Rumah Makan di Kampung Turis Pangandaran

Jurnalis Berita

By Jurnalis Berita

Pangandaran, Radar Tasik ID—Rumah makan Pamugaran Lounge di Kamung Turis Kabupaten Pangandaran mengalami kebakaran pada Kamis sore (21/5/2026). Kejadian ini mendorong banyak masyarakat bergerak ke lokasi.

Informasi dari Radar menunjukkan api mulai memutak sekitar pukul 16.30 WIB. Petugas dari Damkar, BPBD, TNI, Polri, dan PMI segera berintervensi untuk mengontrol kerusakan.

Asmon, warga yang mendokumentasi situasi, meraportek bahwa awalnya muncul asap kecil sebelum api menyala. “Awalnya asap sedikit, api belum lama muncul,” kata kenyangnya.

Sejumlah warga, termasuk seorang pegawai rumah makan, langsung bertindak menyelamatkan diri. Salah satunya terjatuh saat bergerak. “Salah satu karyawan jatuh saat mencoba melindungi diri,” disclosure tersebut.

Endang Tunarsih, warga lain, menjelaskan kebakaran hanya menyentuh area rumah makan. Meskipun dekat dengan bangunan lain, api tidak merambat ke rumah atau konstruksi sekitar. “Sekitar area bambu tetap aman,” ujarnya.

Operasional tempat wisata di sekitar lingkungan terpengaruh. Sebagai upaya keamanan, pengoperasinya memutus aktivitas sebelum kejadian. “Tempat tersebut berhenti beroperasi terlebih dahulu,” ujarnya.

Kebabaran cepat memutak karena bangunan utama rumah makan dipadukan dengan kayu dan bambu. Bagian depan, yang terlihat, menjadi target api. “Pendekatan fokus di bagian depan untuk mempersempit kerusakan,” catatnya.

Pemadam kebakaran masih berupaye pukul 18.00 WIB. Hingga terbitkan berita ini, penyebab kebakaran belum diketahui, termasuk apakah ada korban.

Kebakaran di pangandaran menjadi peringatan penting. Tempat wisata tradisional seperti rumah makan bambu memerlukan perhatian lebih ketat terhadap standar keamanan.

Masa depan usaha wisata seperti ini memerlukan evaluasi regensif. Langkah segera untuk memperbaiki infrastruktur dan protokol keamanan bisa mencegah risiko serupa. Keterlibatan warga dalam melaporkan ancaman juga perlu diperkuat.

Baca juga Berita lainnya di News Page

Tinggalkan Balasan