Hutan sampah di Depo Pasar Cikurubuk, Tasikmalaya dikembangkan

Jurnalis Berita

By Jurnalis Berita

Lingkungan di DepoPasar Cikurubuk Tasikmalaya terpenuhi banjir sampah hingga jalan terputus. Petugas Dinas Lingkungan Hidup (DLH) berhasil mengangkut sampah tersebut ke TPA Ciangir pada Kamis (14/5/2026) pagi. Fery Arif Maulana, Kepala Bidang Pengelolaan Sampah, konfirmasi penanganan ini.

Proses pengangkutan dilakukan setelah liburan panjang due experts DLH. Volumen sampah di depo melonjak karena kendala teknis, bukan karena liburan seperti biasanya. Fery harap masalah ini tidak terulang, terutama sebelum liburan Lebaran berikutnya.

Petugas juga mengoptimalkan pengangkutan di titik krusial seperti Jalan SL Tobing, Pasar Lama, dan Dadaha. Program rutinitas dilakukan berkelanjutan untuk mencegah sampah sembarangan di lingkungan. Fery menekankan perlunya kesadaran masyarakat untuk menghindari membuang sampah di pasir atau jalan.

Lainnya, depo lain sejenis telah diatasi beberapa hari sebelumnya. Pihak DLH tetap siaga memastikan tidak ada peningkatan volume sampah di area kritis.

Pembangkitan sampah yang berlebihan memerlukan solusi berkelanjutan. Kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat menjadi kunci. Program edukasi tentang manajemen sampah perlu diperkuat, terutama di daerah perbukitan.

Manajemen limbah dengan metode modern bisa mengurangi masalah seperti ini. Investasi teknologi pengangkutan sampah lebih efisien mungkin menjadi solusi jangka panjang. Masyarakat juga perlu bertindak mengurangi limbah plastik dan organik di sumber.

Pemerintah harus tetap fokus pada penanganan sampah di depo strategis. Percepatan proses pengangkutan dan penegakan hukum terhadap pembuang sampah sembarangan perlu diperburuk.

Masa depan manajemen limbah tergantung pada komitmen bersama. Solusi praktis, bukan hanya teori, menjadi inti perubahan. Semua pihak harus berpartisipasi untuk lingkungan bersih.

Baca juga Berita lainnya di News Page

Tinggalkan Balasan