Rangkap Sopian!

Jurnalis Berita

By Jurnalis Berita

Tasikmalaya, Radartasik.id – Suara nama Sofian Zainal Mutaqien kembali terdengar di lingkungan birokrasi kota ini. Saat tadi, ia ditunjuk sebagai Kepala Dinas UMKM Perindag. Sekarang, tanpa tiba-tiba, namanya muncul lagi, tapi di lingkungan berbeda: dunia pertanian.

Saat ini, ia resmi menjadi Plt Kepala Dinas Pertanian Kota Tasikmalaya. Penundaannya menggantikan Hj Ely Suminar yang sedang cuti. Alasannya sederhana: ia sedang mengurus keluarga di luar negeri, bahkan sampai ke Jerman.

Prosedur penamaan itu tak biasa. Tidak ada penjelasan resmi, tata keliling, atau penekanan sosial. Seolah-olah semua sudah tertentuan. Sebagai penanda, ia menggelar dengan gerakan yang kecil, tapi jelas.

Pertanyaan mulai muncul di lingkungan. Kenapa Sofian? Apakah karena kinerjanya di UMKM Perindag? Atau karena ia dianggap mampu mengelola dua bidang? Bahkan, apakah ada alasan khusus?

Yang jelas, ini bukan terobosan biasa. Dari posisinya sebelumnya, ia langsung dipindahkan ke bidang yang sangat berbeda. UMKM Perindag fokus pada pasar dan ekonomi rakyat, sementara pertanian mengaitkan dengan pertanian dan pasokan.

Namun, Sobian itu tidak tak mampu. Ia termasuk prajurit birokrasi. Saat dia dipanggil, ia akan bertindak. Yang menjadi perhatian adalah proses penunjukannya. Apakah ini tanda kepercayaan? Atau strategi tertentu?

Sobian sendiri berasal dari sistem manajemen talent. Pengalaman ini mungkin menjadi alasan. Tapi yang perlu diperhatikan, bukan soal keterampilan, tapi cara penunjukannya.

Tangan yang memindahkan jabatan. Dari sisi senior, hingga sisi yang lebih dekat. Dalam birokrasi, kepercayaan bisa lebih berharga dari keahlian. Atau bahkan—lebih dalam lagi—kesukaan.

Baca juga Berita lainnya di News Page

Tinggalkan Balasan