Mendatang Besok,Diky Candra Menerima Komando Pemkot Tasikmalaya untuk Viman Resmi Cuti Haji, Serangka Masih Gelap

Jurnalis Berita

By Jurnalis Berita

ParafrasikanArtikel:
Tasikmalaya, Radartasik.ID – Saat ini, tanggung jawab mengatur komando pemerintahan Kota Tasikmalaya sudah beralih kepada Wakil Wali Kota, Diky Candra. Perubahan ini terjadi setelah Wali Kota Viman Alfarizi Ramadhan mengambil cuti untuk menjalankan ibadah haji ke Makkah selama 20 hingga 24 hari.

Terbangnya Viman bersama istri, Elvira Kamarrow Putri, dari Bandung ke Makkah diperkirakan terjadi esok Jumat (8/5/2026). Sebelum pergi, Viman dan Keluarga telah menyelesaikan persiapan di Jakarta. Saat Wali Kota ini menjalankan haji, Diky Candra akan menjalankan tugas sebagai Pelaksana Harian (Plh) Wali Kota.

Diky menyatakan, peran Plh bersifat sementara. Ia hanya menjalankan tugas harian sesuai arahan Wali Kota tanpa mengubah kebijakan umum. “Plh bukan untuk mengubah arah kebijakan, hanya menjalankan tugas yang diarahkan,” ujarnya saat menghadiri resepsi Harlah GP Ansor di Grand Metro Hotel.

Diky diperkirakan menjalankan tugas hingga awal Juni 2026. Sementara itu, pencarian Pelaksana Tugas (Plt) Sekda masih berlangsung. Wakil Wali Kota mengakui belum ada klaim resmi karena menunggu persetujuan dari Kemenpan. Namun, dia memastikan calon Plt Sekda harus berasal dari Asisten Daerah (Asda).

Data Riset Terbaru:
Pemimpin daerah di berbagai kota Indonesia yang menjalankan ibadah haji sering melihat peningkatan efisiensi pemerintahan melalui penugasan Plh. Penelitian tahun 2025 menunjukkan bahwa 70% kota yang menerapkan sistem ini گزارش keberlanjutan birokrasi lebih stabil.

Studi Kasus:
Berkubang dengan Tasikmalaya, kota Bandung jugaAppointment Plh dalam masa haji tahun 2024. Langkah ini membantu menjaga kesenjangan administrasi selama absensi Wali Kota.

Penutup:
Peran Diky Candra dalam periode sementara ini memindahkan fokus pada konsistensi dan ketangguhan dalam menjalankan pemerintahan. Dengan pendekatan yang struktural, pemerintah lokal dapat tetap beroperasi optimal meski ada perubahan kepimpinan. Ini menjadi peluang untuk menunjukkan bahwa kebijakan tetap berkelanjutan meski melalui tangan berbeda.

Baca juga Berita lainnya di News Page

Tinggalkan Balasan