Film Resident Evil terbaru telah mempersatukan teaser yang menggambarkan kehilangan karakter utama dalam serangkaian gaya horror klasik. Sutradara Zach Cregger, yang juga penulis naskah, mengungkapkan proses pembuatan film ini dengan detail menarik, mulai dari pengaruh inspirasi dari game, hingga penyesuaian gameplay ke layar. Ia menekankan bahwa cerita ini bukan adaptasi ulang, tapi naratif orisinal yang tetap berada di dunia Resident Evil.
Dalam wawancara via PlayStation Blog, Cregger menjelaskan bahwa film ini memuterkan konsep survival horror yang baru. Ia memainkan game Resident Evil 2 sebelum serial pertama, dan merasa bahwa game tersebut membawa pengalaman manajemen sumber daya yang unik. Setiap keputusan kecil, seperti penggunaan senjata atau item, menentukan hasil perjalanan. Hal ini menjadi dasar untuk film menampilkan rasa tegang dari keterbatasan, bukan sekadar aksi.
Momen yang paling menyeramkan menurut Cregger adalah bagian di Resident Evil Village, khususnya rumah boneka. Dengan pengalaman VR, ia menceritakan bagaimana suasana berubah drastis saat masuk ke area bawah tanah, menghadapi makhluk raksasa yang mengikuti di gelap. Efek suara dan pencahayaan minim membuatnya merasa mustahil, bahkan sampai ia berhenti merayakan.
Film ini tidak mengikuti cerita karakter ikonik seperti Leon atau Claire. Istana utama adalah Bryan, seorang orang biasa yang terjebak di Raccoon City tanpa persiapan. Cregger meresmikan bahwa karakter ini merepresentasikan “pemain biasa” yang dilempar ke kekacauan. Pendekatannya menekankan realistisnya, sehingga penonton tertarik untuk mempertanyakan apa yang mereka akan kerjakan di situasi berbahaya.
Desain lingkungan film juga mirip game, dengan perjalanan dari satu lokasi ke lokasi lain. Meskipun game sering berfokus pada satu area, film akan membawa penonton ke situasi baru yang semakin berbahaya. Cregger juga menyisipkan referensi kecil dari game Resident Evil 4, seperti desain item penyembuhan, untuk mempertahankan nuansa khas seri.
Film ini memandu penonton melalui ketegangan dan ketidakpastian. Bryan, yang tidak memiliki kemampuan pertarikan, harus bertahan hidup dengan mengandalkan pencarian item. Cregger menilai pendekatan ini penting untuk mempertahankan esensi survival horror. Film ini akan tayang pada 18 September, dengan keberanian mewujudkan cerita baru yang tetap familiar bagi para fan lama.
Film Resident Evil ini menghargai esensi klasik dengan cerita orisinal dan nuansa horror. Ia neither mengulang cerita lama nor mengabaikan referensi game, tapi menciptakan pengalaman baru yang tetap menggoda. Pendekatannya mengajak penggemar tidak hanya melihat, tetapi merasakan ketegangan seperti pemain yang dimpur ke dunia berbahaya tanpa persiapan.
Baca juga games lainnya di Info game terbaru atau cek review mobile legends lainnya.

Penulis Berpengalaman 5 tahun.