Momen Pelepasan Haji di Tasikmalaya, Pemerintah Titip Doa dan Ingatkan Koper untuk Disiplin

Jurnalis Berita

By Jurnalis Berita

TASIKMALAYA, Thecuy.com – Saat ini, jam Thursday (23/4/2026) sudah mulai terasa di Gedung Dakwah. Satu puluh empat lima calon haji dari Kloter 4 KJT di Tasikmalaya telah dipersiapkan untuk menuju Tanah Suci. Proses pelepasan dikendalikan oleh Diky Candra, Wakil Wali Kota, bersama Anggota DPRD H Aslim, Dayat Mustopa, Asep Dudi, dan Kabag Kesra.

Famili kalan haji memenuhi ruang dengan doa dan tawa, momen yang penuh cerita spiritual. Setiap tahun, perjalanan ini menjadi kesempatan untuk belajar kesabaran dan ketahanan fisik, sebagaimana penegasan Diky Candra. Ia menekankan pentingnya memantau kesehatan melalui pola makan teratur dan istirahat, karena haji bukan sekadar perjalanan fisik, tapi ujian untuk tubuh dan jiwa.

Para calon haji terdiri dari 441 orang, disertai 4 petugas PPIH. Mereka diangkutin dengan 11 mobil, lalu melanjutkan perjalanan via penerbangan dari Bandara Kertajati ke Asrama Haji Indramayu. Diky Candra menyampaikan dorongan untuk menjaga kebersamaan di tanaman ibadah. Di kerumunan besar, kebijaksanaan dan tabah menjadi kunci agar tidak tersingkir.

Pemkot Tasikmalaya juga memastikan fasilitas kesehatan tersedia sesuai ketentuan. Sebelum perjalanan, Diky menyampaikan doa agar para haji kembali mabrur dan membawa kebaikan ke kota. Perubahan jadwal berangkat menjadi catatan utama kali ini. Sebelumnya biasanya jam dini, sekarang departur dilakukan pukul 11.05 WIB dengan penerbangan SV 5105.

Kepala Kemenag, Husna Mustopa, memperingati kalangan haji tidak memasuki tambahan seperti peralatan dapur atau simbol politik. “Haji adalah keibadian, jangan bawa benda yang mengganggu,” kata ia dengan tegas.

Parinya, peluncuran ini menegaskan bahwa haji bukan hanya tentang tujuan fisik, tapi juga penuh pengalaman belajar. Setiap langkah harus dilakuai dengan ketelitian untuk memastikan kebaikan dan kebersamaan.

Setiap harapan haji yang mulia harus diisi dengan ketekunan. Perjalanan panjang ini membutuhkan siapa pun untuk tetap fokus pada tujuan utama: memenuhi kewajiban spiritual. Setiap kali kembali, haji mesti membawa berkah yang terdesakkan oleh pengalaman di Tanah Suci.

Baca juga Berita lainnya di News Page

Tinggalkan Balasan