Satpol PPMenerapkan Tenda dan Jemuran Aksi di Bale Kota Tasikmalaya: Konflik Masih Berlangsung

Jurnalis Berita

By Jurnalis Berita

Tiba lagi penertiban di sisi Bale Kota Tasikmalaya. Senin pagi 20 April 2026, Satpol PP Kota Tasikmalaya mengembalikan jemuran pakaian dan tenda yang telah berdiri selama dua bulan. Langkah ini menjadi penanganan ketiga kali, yang terlihat seperti rutin tanpa solusi yang beres.

Pukul sekitar 08.30, setelah apel pagi, puluhan personnel mulai bergerak. Kepala Satpol PP, Yogi Subarkah, menjelaskan bahwa ini dilakukan sesuai ketentuan. “Bukan menghambat demonstrasi, tapi harus mematuhi aturan yang ada, termasuk ketentuan estetika dan izin lokasi,” ujarnya.

Setiap kali thereklan aspirasi tetap diizinkan, tapi perlu diwujudkan dengan disiplin. Penertiban akan terus dilakukan selama aksi melanggar ketentuan. Satpol PP menjelaskan peran mereka sebagai pelaksana teknis, sementara penyelesaian masalah administratif menunggu di meja ketua kabupaten.

Tindakan ini memicu reaksi. Komunitas Rakyat Peduli Lingkungan (KRPL) mendatangi lokasi, melakukan sweeping di ruang wajah pemerintahan yang kosong, lalu bertemu dengan Wakil Ketua Kelurahan (Sekda) dalam rapat tertutup. Hasilnya? Keduanya tetap tidak berputar.

Iwan Restiawan, koordinator KRPL, akui kepemimpinan kota lebih fokus pada prosedur daripada solusi konkret. “Kami menyatakan perang. Data dan bukti akan dibuka,” tegasnya. Perwakilan rakyat tetap berpertahanan, menunggu perubahan nyata.

Di antara jejur yang tersimpan dan tenda yang dilipat, kesadaran terhadap kebuntuan tetap terasa. (rezza rizaldi)

Baca juga Berita lainnya di News Page

Tinggalkan Balasan