TASIKMALAYA, Thecuy.com – Saat ini, 18 April 2026, akan menjadi marcakir bagi Partai Persatuan Pembangunan (PPP) di kota ini. Ini hari yang bisa jadi simbol atau hanya satu hari biasa, tergantung hasilnya.
Pagi besok, di Hotel Mandalawangi, para pemimpin PPP akan berkumpul. Mereka datang bukan hanya untuk menghadiri, tetapi untuk menentukan arah partainya dalam lima tahun ke depan. Arah ini dimaksudkan untuk menentukan masa depan yang pernah partai memimpin di Tasikmalaya.
PPP bukan partai kecil. Sejatinya pernah menjadi kekuatan utama yang menciptakan tokoh-tokoh penting di lembaga legislatif dan eksekutif. Sebelum ini, partai ini memenuhi kepercayaan masyarakat. Sekarang, mereka ingin kembali mengingat waktu tersebut. Besok, semuanya akan diuji.
Menjelang Muscab, suasana di dalam PPP Kota Tasikmalaya seperti adanya pemanah catur yang mulai menyelaras. Bidangnya semakin tertinggal.
Tersisa dua kombinasi. Kombinasi pertama: Enjang Bilawini dengan Riko Restu Wijaya. Kombinasi kedua: Hilman Wiranata dengan Tedi Gunandi. Ini bukan pertarungan yang baru. Ini perjuangan antara tokoh yang sudah lama di ruang politik, yang punya pengalaman, konflik, kemenangan, dan kekalahan.
Di politik, pengalaman bukan sekadar angka tahun. Ia adalah pengalaman hidup, pelajaran, dan perjalanan yang terbelum habis. Empat nama tersebut sudah lama hidup di dapur politik. Mereka punya pengalaman, kapasitas, jaringan, dan logistik yang dipertimbangkan. Dalam dunia politik, ini adalah faktor yang selalu ada bersamaan.
Kombinasi Enjang–Riko sering disebut sebagai perpaduan tua dan muda. Di sisi satu, ada pengalaman panjang. Di sisi lain, ada energi baru.
“PPP harus seadaptasi dengan perubahan,” kata salah satu pemimpin. “Kita tidak bisa diam. Kita harus bergerak sesuai kebutuhan masyarakat.”
Namun, di tengah perjuangan, ada tantangan. Pengaruh PPP telah berkurang. Terdapat dua poros yang masih mengemukakan.
Paket pertama: Enjang Bilawini dan Riko Restu Wijaya. Paket kedua: Hilman Wiranata dan Tedi Gunandi.
Enjang Bilawini sudah lama di dapur politik. Ia tahu kapan harus keras, kapan harus diam, kapan harus menunggu. Dalam politik, menunggu sering lebih penting daripada bergerak.
PemimpinPartai ini ingin menunjukkan bahwa PPP masih relevan. Mereka tidak ingin hanya berpekan, tetapi juga berubah sesuai kebutuhan.
Sebagai contoh, partai PPP dapat mempelajari strategi komunitas di kota lain. Di Kota X, partai tersebut meningkatkan pengamatan di area tertentu dengan fokus pada isu lokal.
Dengan ini, PPP Tasikmalaya tidak hanya mengejar pemenangan, tetapi juga peluang untuk kembali menjadi dorong politik di kota ini.
(Artikel ini tidak mencakup data riset terbaru atau studi kasus. Namun, jika relevan, bisa ditambahkan analisis terkini atau contoh konkret.)
Baca juga Berita lainnya di News Page

Saya adalah jurnalis di thecuy.com yang fokus menghadirkan berita terkini, analisis mendalam, dan informasi terpercaya seputar perkembangan dunia finansial, bisnis, teknologi, dan isu-isu terkini yang relevan bagi pembaca Indonesia.
Sebagai jurnalis, saya berkomitmen untuk:
Menyajikan berita yang akurasi dan faktanya terverifikasi.
Menulis dengan bahasa yang mudah dipahami, namun tetap menjaga integritas jurnalistik.
Menghadirkan laporan mendalam yang memberi perspektif baru bagi pembaca.
Di thecuy.com, saya tidak hanya melaporkan berita, tetapi juga berupaya menganalisis tren agar pembaca dapat memahami konteks di balik setiap peristiwa.
📌 Bidang Liputan Utama:
Berita Terbaru & ekonomi, keuangan.
Perkembangan teknologi dan inovasi digital.
Tren bisnis dan investasi.
Misi saya adalah membantu pembaca mendapatkan informasi yang cepat, akurat, dan dapat dipercaya, sehingga mereka bisa membuat keputusan yang lebih cerdas dalam kehidupan sehari-hari maupun dunia usaha.
📞 Kontak
Untuk kerja sama media atau wawancara, silakan hubungi melalui halaman Kontak thecuy.com atau email langsung ke admin@thecuy.com.