Stok Darah di UDD PMI Kota Banjar Masih Menipis

Jurnalis Berita

By Jurnalis Berita

Stok darah di Unit Donor Darah PMI di Banjar mengalami penurunan signifikan selama Ramadan, meski permintaan tetap tinggi. Hal ini membuat pusat penyediaan kesulitan memenuhi kebutuhan darah yang diperlukan.

“Stok darah di UDD PMI Banjar sangat terbatas, hanya sisa satu laboratorium untuk darah A+” jelas Alfan Nurrohman,wakil PMI Banjar. Data menunjukkan stok darah A+ sisa satu, B+ sebesar 24 laboratorium, O+ lima, dan AB+ hanya tiga.

Saat ini, persediaan darah UDD PMI Banjar sebesar 46 laboratorium, jauh lebih kecil daripada target bulanan yang biasanya 1.200 laboratorium. Pada Februari, target tersebut melesat hingga 1.400 laboratorium.

Penurunan ini dipicu oleh beberapa faktor, salah satunya penurunan donor sukarela yang biasanya rutin berubah karena pejabat Ramadan. “Kita tidak memaksa, cuma mengingatkan donor darah itu sangat berarti bagi orang yang membutuhkan”, ujar Alfan.

Sebagai solusi, pihak UDD PMI Banjar mengorganisir donasi darah di kegiatan ngabuburit Ramadan. Aktivitas ini bertujuan untuk meningkatkan persediaan darah melalui mobilisasi umum.

Meskipun tantangan ini, kesemua pihak mengundang masyarakat untuk memperhatikan pentingnya donasi darah, terutama di bulan Ramadan, agar persediaan tetap terjaga untuk kebutuhan kesehatan masyarakat.

Baca juga Berita lainnya di News Page

Tinggalkan Balasan