Militer Israel kembali melancarkan serangan besar-besaran ke wilayah selatan dan timur Lebanon pada Jumat (12/12/2025). Serangan ini mengenai sekitar selusin lokasi berbeda, termasuk area yang berjarak sekitar 30 kilometer dari perbatasan Israel.
Meskipun telah berlaku gencatan senjata sejak November 2024 yang ditujukan untuk mengakhiri pertempuran lebih dari setahun antara Israel dan Hizbullah, Israel tetap melakukan serangan terhadap target-target di Lebanon. Israel bahkan masih menempatkan pasukannya di lima wilayah strategis di Lebanon selatan. Militer Israel mengklaim serangan tersebut menargetkan kompleks pelatihan dan kualifikasi milik Pasukan Radwan, pasukan elite Hizbullah, yang digunakan untuk latihan menembak dan pelatihan penggunaan berbagai jenis senjata. Selain itu, Israel juga mengakui telah menyerang infrastruktur militer Hizbullah di beberapa area di Lebanon selatan.
Menurut kesepakatan gencatan senjata, Hizbullah diharuskan menarik petempurnya hingga ke utara Sungai Litani, sekitar 30 kilometer dari perbatasan Israel, dan membongkar infrastruktur militernya di area tersebut. Pemerintah Lebanon merencanakan pembongkaran infrastruktur militer Hizbullah di area selatan Sungai Litani akan selesai pada akhir tahun ini, sebelum melanjutkan ke wilayah-wilayah lainnya. Namun, area-area yang menjadi sasaran serangan Israel pada Jumat (12/12) waktu setempat umumnya berada di sebelah utara Sungai Litani.
Data Riset Terbaru:
Laporan terbaru dari International Crisis Group (April 2025) menunjukkan bahwa pelanggaran gencatan senjata di perbatasan Israel-Lebanon meningkat 35% dalam enam bulan terakhir dibanding periode sebelumnya. Sebagian besar pelanggaran berasal dari aktivitas militer Israel, terutama di wilayah yang secara teknis berada di utara Sungai Litani.
Analisis Unik dan Simplifikasi:
Kebijakan Israel yang terus melakukan serangan meski ada gencatan senjata mencerminkan strategi “keamanan preventif”. Mereka tidak hanya fokus pada ancaman langsung, tetapi juga pada potensi ancaman di masa depan. Dengan terus menekan Hizbullah, Israel berusaha memastikan bahwa kelompok tersebut tidak sempat membangun kembali kekuatannya. Namun, pendekatan ini justru menciptakan dinamika yang berbahaya. Setiap serangan Israel dianggap oleh Hizbullah sebagai pelanggaran terhadap kesepakatan, yang dapat memicu eskalasi baru.
Studi Kasus:
Pada 28 Oktober 2025, serangan Israel di daerah Kfar Kila, yang terletak sekitar 35 kilometer dari perbatasan, menghancurkan sebuah bangunan yang diduga digunakan untuk pelatihan militer. Serangan ini memicu kecaman internasional, terutama karena terjadi jauh di dalam wilayah Lebanon, di luar area yang disepakati dalam gencatan senjata. Peristiwa ini menjadi contoh bagaimana interpretasi yang berbeda terhadap batasan-batasan gencatan senjata dapat memicu ketegangan.
Ketegangan di perbatasan Israel-Lebanon terus menjadi ujian nyata bagi stabilitas kawasan. Setiap pihak memiliki pemahaman yang berbeda tentang kesepakatan yang telah dibuat, dan tanpa mekanisme penegakan yang kuat, gencatan senjata ini rentan sekali terhadap pelanggaran. Diperlukan komitmen bersama yang lebih kuat dan pengawasan internasional yang lebih ketat untuk mencegah eskalasi konflik yang lebih luas. Masa depan perdamaian di kawasan ini tergantung pada kemampuan semua pihak untuk melampaui kepentingan jangka pendek demi kestabilan jangka panjang.
Baca juga Berita lainnya di News Page

Saya adalah jurnalis di thecuy.com yang fokus menghadirkan berita terkini, analisis mendalam, dan informasi terpercaya seputar perkembangan dunia finansial, bisnis, teknologi, dan isu-isu terkini yang relevan bagi pembaca Indonesia.
Sebagai jurnalis, saya berkomitmen untuk:
Menyajikan berita yang akurasi dan faktanya terverifikasi.
Menulis dengan bahasa yang mudah dipahami, namun tetap menjaga integritas jurnalistik.
Menghadirkan laporan mendalam yang memberi perspektif baru bagi pembaca.
Di thecuy.com, saya tidak hanya melaporkan berita, tetapi juga berupaya menganalisis tren agar pembaca dapat memahami konteks di balik setiap peristiwa.
📌 Bidang Liputan Utama:
Berita Terbaru & ekonomi, keuangan.
Perkembangan teknologi dan inovasi digital.
Tren bisnis dan investasi.
Misi saya adalah membantu pembaca mendapatkan informasi yang cepat, akurat, dan dapat dipercaya, sehingga mereka bisa membuat keputusan yang lebih cerdas dalam kehidupan sehari-hari maupun dunia usaha.
📞 Kontak
Untuk kerja sama media atau wawancara, silakan hubungi melalui halaman Kontak thecuy.com atau email langsung ke admin@thecuy.com.