Di Jakarta, banyak orang yang mempercaya bahwa untuk mengurangi berat badan, berlari setiap hari sudah cukup. Namun, sebenarnya tidak sedikit di antaranya yang sudah berlari selama bulan-bulan, tetapi berat badan tetap tidak mengalami perubahan yang signifikan. Cindercella, yang dikenal sebagai Marcella Febrianne Hadikusumo, seorang atlet angkat beban dan beauty influencer, menjelaskan bahwa angkat beban lebih efektif untuk membakar lemak. Perempuan berusia 30 tahun ini telah menggali lebih dalam tentang manfaat angkat beban dalam program penurunan berat badan.
“Sangat menarik, aku baru tahu bahwa setelah mengangkat beban, tubuh masih terbakar kalorinya,” ujar Cindercella dalam wawancara dengan Thecuy.com setelah acara Rumpi No Secret Trans TV di Jakarta Selatan, Senin (6/10/2025). “Kalau misalnya kalian lakukan latihan kardio, pembakaran kalori hanya terjadi saat sedang melakukannya saja,” tambahnya.
Sebagai seorang lifter, Cindercella yakin bahwa angkat beban tidak akan membuat tubuh wanita kekar atau berotot seperti karakter Hulk di Marvel Comics, terutama karena komposisi hormon wanita berbeda dengan laki-laki.
Meskipun banyak wanita yang khawatir untuk mengangkat beban karena takut tubuh mereka akan berotot dan mengganggu penampilan, Cella menjelaskan bahwa hal itu tidak mudah terjadi. “Tidak semudah itu untuk membangun otot,” katanya. “Misal kalian mengangkat satu kilo, malah tidak akan ada perubahan. Maaf, yang besar tubuhnya baru bisa berotot. Tapi juga tidak mudah, harus dipadukan dengan protein yang cukup dan nutrisi yang benar,” tutupnya.
Penyelidikan terkini menunjukkan bahwa angkat beban tidak hanya lebih efektif untuk membakar lemak, tetapi juga meningkatkan metabolisme jangka panjang. Studi yang diterbitkan dalam Journal of Strength and Conditioning Research pada tahun 2024 menunjukkan bahwa angkat beban dapat meningkatkan pengeluaran kalori hingga 48 jam setelah latihan, sedangkan latihan kardio hanya membakar kalori selama aktifitas dilakukan.
Studi kasus dari sebuah klub fitness di Jakarta juga mencatat bahwa peserta yang melatih otot dengan angkat beban secara teratur menunjukkan penurunan lebih signifikan dalam persentase lemak tubuh dibandingkan dengan mereka yang hanya melakukkan kardio.
Pengurangan lemak tubuh bukan hanya soal berlari berulang kali. Angkat beban memberikan dampak jangka panjang pada metabolisme, meskipun mengharuskan konsistensi dan pola makan yang sehat. Jadi, jangan ragu untuk mencoba variasi latihan yang lebih efektif untuk mencapai tubuh yang lebih sehat dan fit.
Jika kamu ingin mengubah tubuhmu, mulai dengan langkah-langkah yang lebih strategis. Angkat beban bukan hanya untuk membangun otot, tetapi juga untuk meraih tubuh yang lebih sehat dan vital.
Baca Berita dan Info Kesehatan lainnya di Seputar Kesehatan Page

Saya adalah jurnalis di thecuy.com yang fokus menghadirkan berita terkini, analisis mendalam, dan informasi terpercaya seputar perkembangan dunia finansial, bisnis, teknologi, dan isu-isu terkini yang relevan bagi pembaca Indonesia.
Sebagai jurnalis, saya berkomitmen untuk:
Menyajikan berita yang akurasi dan faktanya terverifikasi.
Menulis dengan bahasa yang mudah dipahami, namun tetap menjaga integritas jurnalistik.
Menghadirkan laporan mendalam yang memberi perspektif baru bagi pembaca.
Di thecuy.com, saya tidak hanya melaporkan berita, tetapi juga berupaya menganalisis tren agar pembaca dapat memahami konteks di balik setiap peristiwa.
📌 Bidang Liputan Utama:
Berita Terbaru & ekonomi, keuangan.
Perkembangan teknologi dan inovasi digital.
Tren bisnis dan investasi.
Misi saya adalah membantu pembaca mendapatkan informasi yang cepat, akurat, dan dapat dipercaya, sehingga mereka bisa membuat keputusan yang lebih cerdas dalam kehidupan sehari-hari maupun dunia usaha.
📞 Kontak
Untuk kerja sama media atau wawancara, silakan hubungi melalui halaman Kontak thecuy.com atau email langsung ke admin@thecuy.com.