GEGER: Janin Langka Bertumbuh di Jantung Ibu, Kasus Kehamilan Anomal

Jurnalis Berita

By Jurnalis Berita

Di Uttar Pradesh, India, satu kejadian medis yang mengejutkan terjadi pada seorang perempuan bernama Sarvesh. Dia mengalami gejala seperti muntah terus-menerus, lelah, dan nyeri yang tidak kunjung hilang. Pada awalnya, dia hanya mengonsumsi obat antibiotik untuk masalah lambung, tetapi kondisinya tidak membaik. Setelah pemeriksaan ultrasonografi, dokter terkejut menemukan bahwa janin Sarvesh berkembang di hatinya, bukan di rahim.

Dr. KK Gupta, ahli radiologi dengan berpengalaman dua dekade, sangat terkejut saat melihat hasil pemindaian Sarvesh. “Ia mengalami kehamilan 12 minggu di sisi kanan hati,” kata Dr. Gupta, menambahkan bahwa ini adalah hal yang baru terjadi dalam kariernya. Kehamilan ektopik biasanya terjadi di tuba falopi, tetapi dalam kasus ini, janin tumbuh di hati, sebuah organ yang berperan penting dalam pencernaan dan metabolisme.

Sarvesh dan suaminya, Paramveer, mengungkapkan betapa menantang tiga bulan terakhir bagi mereka. Selain kesakitan fisik, mereka juga mengalami beban finansial yang besar. Operasi untuk mengangkat janin dianjurkan, tetapi biaya perawatan di Delhi terlalu mahal bagi mereka. Akhirnya, tim dokter di Meerut setuju untuk mengoperasinya, dengan prosedur yang berlangsung selama 90 menit.

Kehamilan ektopik intrahepatik sangat langka, hanya sekitar satu persen dari semua kehamilan ektopik. Dr. Mamta Singh, profesor di Institut Ilmu Kedokteran, menjelaskan bahwa janin biasanya menempel di permukaan organ lain jika tidak mencapai rahim. Dalam kasus Sarvesh, hati menjadi tempat janin berkembang, meski akhirnya janin tidak akan bisa hidup.

Menurut Dr. Monika Anant dari Patna AIIMS, hanya sekitar satu dari tujuh hingga delapan juta kehamilan yang mungkin menjadi kehamilan intrahepatik. Sebelum Sarvesh, hanya 45 kasus seperti ini pernah tercatat di seluruh dunia, termasuk tiga di India. Kasus pertama dilaporkan pada 2012 di Delhi.

Kejadian ini mengingatkan kita betapa aneh dan menakjubkan tubuh manusia bisa berperilaku. Meskipun langka, kasus kehamilan ektopik intrahepatik menunjukkan betapa pentingnya pemeriksaan medis yang cermat. Jangan ragu untuk selalu berkomunikasi dengan dokter jika ada gejala yang tidak biasa, karena deteksi dini bisa menyelamatkan nyawa.

Baca juga Berita lainnya di News Page

Tinggalkan Balasan