Seminar internasional tentang warisan budaya takbenda diISI Bali menjadi sorotan acara dalam rangkaian CHANDI 2025. Acara ini digelar di Gedung Citta Kelangen, menyatukan para akademisi dan pemangku kebudayaan untuk mempelajari strategi pelestarian budaya takbenda, mulai dari musik, tari, kuliner hingga ritual. Rektor ISI Bali, I Wayan ‘Kun’ Adnyana, menyampaikan harapannya agar diskusi ini dapat memperkaya pemahaman dan mendorong inovasi dalam melestarikan warisan budaya.
Fadli Zon, Menteri Kebudayaan RI, menggaris bawahi pentingnya warisan budaya takbenda sebagai fondasi masa depan. Ia menyoroti bahwa tradisi lisan, seni pertunjukan, dan kerajinan tangan merupakan identitas lokal yang telah beradaptasi sepanjang abad. Namun, globalisasi dan perubahan iklim menjadi tantangan serius. Oleh karena itu, seminar ini menjadi ruang kolaborasi untuk merumuskan strategi pelestarian yang relevan.
Moe Chiba dari UNESCO Jakarta memperkenalkan konsep warisan budaya takbenda yang rapuh. Menurutnya, tiga elemen kunci untuk sukses dalam pelestarian adalah pengetahuan mendalam, dukungan generasi muda, dan dorongan publik. Chiba juga mendorong penggunaan teknologi digital untuk dokumentasi dan edukasi budaya.
Prof. Dr. A.A. Gde Bagus Udayana membahas kaitan kuliner tradisional Bali dengan nilai spiritual. Hidangan Betutu, sebagai contoh, menggabungkan filsafat Dharma Caruban, yang melambangkan keseimbangan mata angin, dewa, dan Panca Pandawa dalam pewayangan. Rasa dan nilai spiritual dalam Betutu mencerminkan Tri Hita Karana, filosofi keharmonisan Bali.
I Komang Sudirga membahas ritual Sapuh Leger, sebuah upacara pembersihan jiwa yang dilaksanakan untuk anak-anak lahir pada Minggu Wayang. Ritual ini merupakan warisan budaya takbenda yang hendak dilindungi. Sementara itu, I Gede Yudarta mengungkapkan peran Gamelan Selonding sebagai sumber inspirasi estetika dan identitas budaya Bali yang beradaptasi dengan era global.
Yudil Chatim dari KBRI Beijing menjelaskan bahwa diplomasi budaya tidak hanya bergantung pada tradisi, tetapi juga pada kemampuan masyarakat untuk memahami dan mempromosikannya. Rumah Budaya Indonesia (RBI) di Tianjin berperan dalam mempromosikan bahasa, seni, dan warisan melalui kelas dan pertunjukan.
Ni Nyoman Febriani membahas kain tenun Gringsing dari Desa Tenganan, satu-satunya kain di Indonesia yang menggunakan teknik tenun ikat ganda. Filsafinya berkaitan dengan perlindungan dari penyakit, diwujudkan melalui keseimbangan pola benang, warna, dan waktu pembuatan.
Seminar ini dihadiri oleh berbagai pejabat dan delegasi internasional, termasuk dari Singapura, Armenia, Rusia, Belarusia, dan Zimbabwe. Melalui diskusi ini, Kementerian Kebudayaan RI menekankan pentingnya warisan budaya takbenda sebagai identitas bangsa dan fondasi pembangunan berkelanjutan. Ini juga menjadi langkah nyata untuk merumuskan strategi pelestarian yang adaptif dan membuka ruang inovasi.
Pelestarian warisan budaya takbenda bukan hanya tentang menjaga tradisi, tetapi juga tentang menciptakan harmoni antara masa lalu dan masa depan. Seminar ini menunjukkan betapa pentingnya kolaborasi internasional untuk menjaga identitas budaya di era globalisasi. Dengan mendukung warisan budaya, kita tidak hanya melestarikan sejarah, tetapi juga membangun jembatan persahabatan antar bangsa.
Baca juga Berita lainnya di News Page

Saya adalah jurnalis di thecuy.com yang fokus menghadirkan berita terkini, analisis mendalam, dan informasi terpercaya seputar perkembangan dunia finansial, bisnis, teknologi, dan isu-isu terkini yang relevan bagi pembaca Indonesia.
Sebagai jurnalis, saya berkomitmen untuk:
Menyajikan berita yang akurasi dan faktanya terverifikasi.
Menulis dengan bahasa yang mudah dipahami, namun tetap menjaga integritas jurnalistik.
Menghadirkan laporan mendalam yang memberi perspektif baru bagi pembaca.
Di thecuy.com, saya tidak hanya melaporkan berita, tetapi juga berupaya menganalisis tren agar pembaca dapat memahami konteks di balik setiap peristiwa.
📌 Bidang Liputan Utama:
Berita Terbaru & ekonomi, keuangan.
Perkembangan teknologi dan inovasi digital.
Tren bisnis dan investasi.
Misi saya adalah membantu pembaca mendapatkan informasi yang cepat, akurat, dan dapat dipercaya, sehingga mereka bisa membuat keputusan yang lebih cerdas dalam kehidupan sehari-hari maupun dunia usaha.
📞 Kontak
Untuk kerja sama media atau wawancara, silakan hubungi melalui halaman Kontak thecuy.com atau email langsung ke admin@thecuy.com.