Ketua Komisi IV DPRD Tasikmalaya, Asep Saepuloh, memapperkan kekhawatirannya atas penanganan kasus korupsi di Desa Lewidulang, Kecamatan Sodonghilir yang dianggap lambat. Dalam temuannya, Asep meminta Inspektorat dan Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) segera melakukan tindakan konkret untuk mengatasi masalah ini. “Kepada pemerintahan daerah, harus lebih proaktif agar tidak terjadi kasus serupa lagi di desa lain,” ungkap Asep saat ditemui di kantornya, Rabu (29/10/2025).
Setiap dugaan pelanggaran di tingkat desa harus ditangani dengan prosedur yang jelas. Asep menekankan peran kecamatan dalam memfasilitasi laporan atau temuan pelanggaran. “Hasil fasilitasi tersebut harus diikuti oleh Inspektorat untuk dilakukan evaluasi yang mendalam,” katanya. Hasil evaluasi ini akan menjadi dasar bagi Bupati Tasikmalaya untuk menentukan langkah selanjutnya, baik berupa tindak perdata atau pidana, tergantung hasil penelitian di lapangan.
Jika terbukti adanya pelanggaran, kepala desa dapat dihentikan jabatannya, namun harus melalui keputusan pengadilan yang sah. Asep menyoroti pentingnya pemeriksaan yang objektif dan transparan agar keputusan yang diambil berdasarkan bukti kukuh. “Inspektorat harus turun langsung ke lapangan untuk memastikan kebenaran pelanggaran yang terjadi. Begitu, keputusan nantinya tidak akan menimbulkan kontroversi,” tuturnya.
Penanganan kasus ini juga harus segera dilakukan agar tidak menimbulkan kerusakan pada kondusivitas di Desa Lewidulang. Asep menambahkan, “Pastikan hasil pemeriksaan dan tindak lanjutnya dapat disampaikan kepada masyarakat dengan transparansi.” Sebagai upaya sementara, pemerintah daerah dapat menunjuk penjabat kepala desa jika diperlukan untuk menjaga stabilitas pemerintahan.
Korupsi di tingkat desa bukan hanya merugikan warga tetapi juga merusak citra pemerintahan. Oleh karena itu, langkah-langkah pencegahan dan penanganan harus diambil dengan serius. Transparansi dan ketepatan waktu dalam penanganan kasus seperti ini akan membangun kepercayaan masyarakat terhadap aparat pemerintahan. Dalam kasus Desa Lewidulang, penggunaan teknologi dan sistem tata kelola modern dapat menjadi alternatif untuk mengurangi risiko penyimpangan di masa depan. Pemerintahan harus selalu berusaha untuk meningkatkan akuntabilitas dan transparansi dalam setiap kegiatan pembangunan demi kesejahteraan masyarakat.
Baca juga Berita lainnya di News Page

Saya adalah jurnalis di thecuy.com yang fokus menghadirkan berita terkini, analisis mendalam, dan informasi terpercaya seputar perkembangan dunia finansial, bisnis, teknologi, dan isu-isu terkini yang relevan bagi pembaca Indonesia.
Sebagai jurnalis, saya berkomitmen untuk:
Menyajikan berita yang akurasi dan faktanya terverifikasi.
Menulis dengan bahasa yang mudah dipahami, namun tetap menjaga integritas jurnalistik.
Menghadirkan laporan mendalam yang memberi perspektif baru bagi pembaca.
Di thecuy.com, saya tidak hanya melaporkan berita, tetapi juga berupaya menganalisis tren agar pembaca dapat memahami konteks di balik setiap peristiwa.
📌 Bidang Liputan Utama:
Berita Terbaru & ekonomi, keuangan.
Perkembangan teknologi dan inovasi digital.
Tren bisnis dan investasi.
Misi saya adalah membantu pembaca mendapatkan informasi yang cepat, akurat, dan dapat dipercaya, sehingga mereka bisa membuat keputusan yang lebih cerdas dalam kehidupan sehari-hari maupun dunia usaha.
📞 Kontak
Untuk kerja sama media atau wawancara, silakan hubungi melalui halaman Kontak thecuy.com atau email langsung ke admin@thecuy.com.