Bupati Tasikmalaya Mantapkan Kepsek Pelototi Revitalisasi Ruang Kelas, Hindari Pengaruh Pihak Pengganggu!

Jurnalis Berita

By Jurnalis Berita

Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya, melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, sedang melakukan upaya revitalisasi terhadap 100 ruang kelas di sekolah dasar, menengah pertama, dan pendidikan anak usia dini yang mengalami kerusakan. Untuk renovasi 53 sekolah dasar, pemerintah telah siapkan dana sebesar Rp 45.769.511.193. Informasi ini disampaikan oleh Bupati Tasikmalaya, Cecep Nurul Yakin, kepada para wartawan pada hari Rabu, 29 Oktober 2025.

Cecep Nurul Yakin mengemukakan optimisme bahwa upaya revitalisasi ruang kelas ini akan meningkatkan kualitas infrastruktur pendidikan di Kabupaten Tasikmalaya. “Dari total 53 sekolah dasar dan 26 SMP, sisanya berupa PAUD, saya masih belum bisa memberikan data progress pembangunan secara spesifik. Namun, semua proyek sudah dimulai dan dijadwalkan selesai sebelum akhir tahun ini,” terangnya.

Dana revitalisasi ruang kelas ini berasal dari pemerintah pusat serta Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD), dengan total dana mencapai puluhan miliar rupiah. Bupati Tasikmalaya menegaskan pentingnya kepala sekolah untuk memastikan pelaksanaan pembangunan berjalan sesuai rencana. “Saya harap kepala sekolah dapat mengawasi proses pembangunan dengan baik dan tetap fokus pada tujuan revitalisasi ini,” katanya.

Cecep Nurul Yakin juga berharap agar amanah dari Presiden melalui Kementerian Pendidikan dapat dijalankan dengan tepat. “Dengan adanya infrastruktur pendidikan yangbaik, maka kualitas pendidikan di Kabupaten Tasikmalaya akan mengalami peningkatan, dan menghasilkan generasi yang unggul,” tambahnya.

Kabid SD Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Tasikmalaya, Ahmad Solihin, menjelaskan bahwa dana sebesar Rp 45.769.511.193 sudah dialokasikan untuk revitalisasi 53 sekolah dasar. “Terima kasih, target program revitalisasi ini meliputi 53 sekolah dasar. Karena manajemen swakelola, diharapkan sekolah dan tim P2SP dapat mengikuti program ini dengan baik sesuai peraturan yang berlaku,” ujar Ahmad.

Ahmad Solihin juga menekankan bahwa perencanaan yang matang dan laporan yang akurat sangat penting dalam pelaksanaan proyek ini. “Kami juga mendorong pengembangan potensi lokal agar setelah program selesai, dapat meningkatkan kualitas dan pelayanan pendidikan, sehingga memberikan dampak positif pada perkembangan pendidikan di Kabupaten Tasikmalaya,” tambahnya.

Upaya revitalisasi ruang kelas di Kabupaten Tasikmalaya bukan hanya tentang memperbaiki fasilitas fisik, tetapi juga tentang meningkatkan kualitas pendidikan secara keseluruhan. Dengan pendanaan yang cukup dan pemantauan yang ketat, diharapkan proyek ini akan berhasil menambah daya saing sekolah-sekolah di daerah tersebut. Investasi ini tidak hanya untuk memenuhi standar infrastruktur, tetapi juga untuk mendukung pembelajaran yang lebih efektif dan nyaman bagi siswa.

Upaya pemerintah dalam meningkatkan infrastruktur pendidikan menunjukkan komitmen yang kuat untuk memastikan setiap anak dapat belajar dalam lingkungan yang layak. Dengan adanya fasilitas yang memadai, diharapkan juga akan meningkatkan motivasi siswa dan guru dalam proses pembelajaran. Dalam menghadapi tantangan pendidikan masa depan, investasi ini menjadi langkah strategis untuk membangun generasi yang lebih baik.

Baca juga Berita lainnya di News Page

Tinggalkan Balasan