Pemilihan Tabebuya sebagai Alternatif Setelah Bencana Pohon Palem di Pondok Indah Mengakibatkan Korban Jiwa

Jurnalis Berita

By Jurnalis Berita

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mengambil tindakan setelah kejadian tragis mobil Lexus tertimpa pohon palem yang tumbang di kawasan Pondok Indah. Pohon palem tua dan keropos akarnya pun ditebang untuk menghindari potensi bahaya. Kejadian ini terjadi pada hari Minggu, 26 Oktober 2025, ketika hujan lebat dan angin kencang. Pohon yang runtuh memiliki diameter 60 sentimeter dan tinggi 15 meter.

Korban yang tewas adalah pengemudi mobil Lexus berusia 50 tahun. Mobil tersebut mengalami kerusakan parah, terutama bagian depan yang hancur total akibat ditimpa pohon.

Menurut warga setempat, insiden pohon palem tumbang di lokasi tersebut telah terjadi tiga kali, dua di antaranya telah menewaskan korban. Kepala Keamanan salah satu perumahan dan pertokoan di Pondok Indah, Siswandi, mengatakan bahwa pohon-pohon palem di sepanjang jalan sudah tua dan beberapa bagiannya sudah besar. Dia juga mengaku sering melihat pelepah pohon yang kering jatuh ke tengah jalan, menimpa kendaraan.

Saat kejadian, keadaan jalan langsung macet karena pohon menutupi jalan. Warga segera berusaha membersihkan pohon dan mengevakuasi korban, yang diketahui sudah meninggal dunia saat ditemukan. Siswandi menyatakan bahwa korban mengalami pukulan fatal di bagian kepala.

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, memerintahkan Dinas Pertamanan dan Hutan Kota (Distamhut) untuk memasang penyangga pada sekitar 5.000 pohon yang dianggap rawan tumbang. Hal ini dilakukan untuk mencegah insiden serupa di masa depan. Pramono juga menawarkan bantuan pemakaman dan asuransi bagi keluarga korban, yang dia kenal secara pribadi.

Kapolsek Kebayoran Lama, Kompol Harnas Prihandito, menjelaskan bahwa korban sedang melintas normal saat pohon runtuh. Bagian atas mobil hancur, dan korban mengalami luka fatal di kepala kanan. Harnas juga telah berkomunikasi dengan pengelola kawasan, PT Metropolitan Kencana, untuk memantau dan memangkas pohon yang berisiko tumbang.

Dalam upaya peremajaan, Pemprov DKI Jakarta telah mengebarkan delapan pohon palem tua di kawasan Pondok Indah. Langkah ini dilakukan untuk menjamin keamanan masyarakat dan menjaga keseimbangan ekologi kota. Selain itu, rencana akan dilakukan peremajaan sekitar 200 pohon palem raja di median Jalan Metro Pondok Indah, sepanjang 3,8 kilometer. Pohon pengganti yang akan ditanam dipilih dari jenis asli Indonesia, seperti tabebuya, yang memiliki kemampuan menyerap polutan dan nilai estetika yang tinggi.

Kepala Distamhut, Fajar Sauri, mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga dan merawat pohon di sekitarnya, karena pohon bukan hanya sebagai penghijau kota, tetapi juga pelindung kehidupan. Inisiatif ini menandai komitmen serius pemerintah dalam mengelola keamanan dan keindahan kawasan perkotaan.

Kejadian tragis di Pondok Indah menjadi pembelajaran penting bagi semua pihak untuk lebih memperhatikan kondisi pohon-pohon di sekitar kawasan perkotaan. Langkah-langkah preventif seperti pemasangan penyangga, pemangkasan pohon tua, dan penanaman pohon pengganti merupakan tindakan yang perlu dilakukan secara rutin untuk mencegah insiden serupa di masa depan. Masa depan kota yang lebih aman dan sehat tergantung pada kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat dalam menjaga lingkungan sekitar.

Baca juga Berita lainnya di News Page

Tinggalkan Balasan